• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 27 Januari 2022

Matraman

Peringati Hari Santri di Tengah Pandemi, Fatayat NU di Madiun Bagikan Ratusan Masker ke Warga

Peringati Hari Santri di Tengah Pandemi, Fatayat NU di Madiun Bagikan Ratusan Masker ke Warga
Anggota Fatayat NU kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun disela membagikan masker kepada warga. (Foto: NOJ/ Warda Nor Fitriani).
Anggota Fatayat NU kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun disela membagikan masker kepada warga. (Foto: NOJ/ Warda Nor Fitriani).

Madiun, NU Online Jatim

Hari Santri diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Namun pada tahun 2020 peringatan hari santri harus berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19 yang belum usai.

 

Untuk mendukung upaya pemerintah guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di daerah, Fatayat NU kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun menggelar pembagian 500 masker gratis kepada masyarakat.

 

Ketua PAC Fatayat NU Gemarang, Mariana Ulfa menjelaskan, kegiatan tersebut sebagai langkah nyata mendukung usaha pemerintah dalam peningkatan displin protokol kesehatan guna pencegahan dan pengendalian Covid-19.

 

“Kami membagiakan masker kepada semua pengunjung pasar, utamanya adalah mereka yang belum memakai masker. Ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat akan penggunaan masker sekaligus memperingati hari santri tahun 2020 ditengah pandemic Covid-19,” ujar Ulfa.

 

 

Pembagian masker gratis tersebut dilaksanakan di sekitar Pasar Gosong Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Kamis (15/ 10/ 2020).  Pada kegiatan tersebut Fatayat NU bekerjasama dengan Badan Otonom (Banom) NU lain yaitu Ansor dan didampingi juga oleh anggota Polsek setempat.

 

“Kegiatan ini dilakukan pada hari Wage karena Pasar di sini buka pada setiap hari Wage saja. Kami berharap dengan menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan, penyebaran Covid-19 bisa terputus,” ungkap Ulfa.

 

Kontributor: Warda Nor Fitriani

Editor : Romza


Editor:

Matraman Terbaru