• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Matraman

Tips Jaga Kesehatan Hewan Ternak saat Musim Hujan

Tips Jaga Kesehatan Hewan Ternak saat Musim Hujan
Hewan ternak. (Foto: NOJ/NU Online)
Hewan ternak. (Foto: NOJ/NU Online)

Nganjuk, NU Online Jatim

Saat musim hujan tiba, bukan hanya kesehatan manusia saja yang perlu dijaga, namun kesehatan hewan ternak juga harus diperhatikan. Wakil Ketua Bidang Peternakan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Nganjuk, Wijiono meminta agar para peternak meningkatkan kewaspadaan terhadap hewannya. Pasalnya, musim penghujan yang terjadi di Nganjuk saat ini ternyata berpengaruh terhadap rentannya hewan ternak terserang penyakit.

 

“Peternak harus memperhatikan segala aspek meminimalisir adanya penyakit pada hewan ternaknya,” ungkapnya kepada NU Online Jatim, Jumat (04/11/2022).

 

Wiji menjelaskan, saat musim penghujan tiba, kondisi lingkungan cenderung jadi lembab. Sehingga pertumbuhan bakteri, virus, parasit, dan jamur bibit penyakit juga akan semakin meningkat maka akan menjamur di kandang.

 

Tingginya curah hujan juga mengakibatkan sumber pakan menjadi basah yang berpotensi memicu kembung pada hewan ternak. Selain itu, apabila rumput yang dimakan banyak mengandung air dan beresiko tercemar penyakit, akan menyebabkan hewan ternak akan mudah terserang diare.

 

“Untuk menghindari resiko hewan terinfeksi virus, mohon kepada peternak untuk berperan aktif mendukung terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok pada peternakan,” sambung peternak yang memiliki ratusan kambing sejak tahun 1998 ini.

 

Kendati demikian, lanjut Wiji, peternak tidak perlu terlalu cemas karena setiap permasalahan ternak selama musim penghujan memiliki jalan keluar. Untuk menghindari penyakit dapat dilakukan dengan menjaga sanitasi dan kebersihan kandang.

 

"Kandang harus tetap kering, jika lantai kandang yang sudah rusak harus segera diperbaiki. Sementara kotoran ternak ditampung di tempat khusus untuk dikeringkan kemudian diolah supaya tidak menumpuk. Rutinitas membersihkan kandang harus dimaksimalkan untuk memastikan kebersihan kandang terjaga,” jelasnya.

 

Cara berikutnya adalah menjaga daya tahan tubuh ternak dengan memberikan pakan dengan kualitas gizi yang cukup serta tambahan vitamin. Usahakan saat memanen pakan pada saat matahari sudah terbit lebih tinggi dan pemangkasan hijauan di atas permukaan air.

 

“Pakan hijauan yang masih basah kemudian diberikan pada ternak di pagi hari sangat beresiko, yakni larva cacing masih menempel pada rumput bagian atas yang akan menyebabkan hewan ternak cacingan. Lebih baik menghindari itu,” kata Wijiono.

 

Tak lupa peternak asal Kecamatan Berbek, Nganjuk ini mengajak peternak agar tidak bosan untuk update ilmu seputar ternak. “Para peternak tetap semangat, gali ilmu dari hulu hingga hilir agar berhasil,” pungkasnya.


Matraman Terbaru