• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Metropolis

Ansor Sidoarjo Siap Pasang Badan Dukung Pemkab Lawan Radikalisme

Ansor Sidoarjo Siap Pasang Badan Dukung Pemkab Lawan Radikalisme
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sidoarjo H Rizza Ali Faizin.(Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sidoarjo H Rizza Ali Faizin.(Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sidoarjo meminta agar semua pihak bisa menahan diri dan menghentikan polemik soal bunker senjata di masjid yang dilontarkan Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor beberapa waktu lalu.
 

Penegasan tersebut disampaikan oleh Ketua PC GP Ansor Sidoarjo H Rizza Ali Faizin. Selain itu, dirinya juga minta kepada pihak yang berwajib atau Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindak lanjuti apa yang disampaikan Gus Muhdlor sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.
 

“Karena kami yakin juga bahwa ancaman paham radikalisme nyata adanya dan kita harus terus waspada. Kami juga mengimbau kepada semua pihak untuk tidak mengambil tindakan diluar kapasitasnya, mari kita jaga Kabupaten Sidoarjo ini tetap aman, nyaman, guyub, dan rukun,” katanya kepada NU Online Jatim, Sabtu (26/02/2022).
 

Menurutnya, pernyataan Gus Muhdlor  itu merupakan sebuah peringatan bagi semua warga di Kabupaten Sidoarjo untuk selalu waspada terhadap semua paham serta gerakan radikalisme dan terorisme.
 

“PC GP Ansor Sidoarjo siap mendukung inisiatif Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk membasmi radikalisme dan terorisme yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kami akan pasang badan sebagai komitmen besar Ansor dan Banser dalam menjaga ulama dan NKRI,” tegas anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo tersebut.
 

Ia berharap, kelompok radikal tidak berkembang subur di Kabupaten Sidoarjo dan tidak ada kata toleran bagi mereka. Menurutnya pandangannya, hal tersebut bukan hanya ancaman bagi Kabupaten Sidoarjo, melainkan juga ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 

 

“Bahaya radikalisme dan terorisme ini bisa muncul kapanpun dan dari mana saja, oleh karenanya harus dilawan. Kami sudah mendapatkan doa restu dan didukung penuh oleh para kiai Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya.


Editor:

Metropolis Terbaru