• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Metropolis

Aswaja Female Mengaji Ulas Kitab Akhlak An Nisa

Aswaja Female Mengaji Ulas Kitab Akhlak An Nisa
Flyer Aswaja Female Mengaji. Sumber: Istimewa
Flyer Aswaja Female Mengaji. Sumber: Istimewa

Sidoarjo, NU Online Jatim

Setiap perempuan mempunyai keinginan meraih derajat shalihah. Karena dalam banyak hadist Nabi Muhammad tidak sedikit diuraikan keutamaan-keutamaan perempuan shalihah. Salah satu kitab yang membahas terkait hal tersebut adalah kitab Akhlak An Nisa karya Muslih bin Miftah.


“Nabi Muhammad menyebutkan perempuan yang mempunyai akhlak yang baik lebih bagus dari pada seratus orang laki-laki yang akhlaknya tidak baik,” kata Ning Masrurotul mengutip hadist di kitab Akhlak An Nisa saat acara Aswaja Female Mengaji, Selasa (09/08/2022) malam.


Aswaja Female mengaji ini digagas oleh Aswaja NU Center (Asnuter) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo.


Pada acara yang digelar secara online di akun Instagram @aswaja_femalesda itu, Ning Masruroh lantas mengingatkan bahwa hadist tersebut bisa dijadikan pijakan setiap perempuan untuk berusaha sebaik mungkin berakhlak baik kepada semua orang.


Ia juga mewanti-wanti untuk tidak menjadikan hadist ini sebagai pengangan untuk bersikap mentang-mentang kepada laki-laki yang dalam ranah ini adalah suami.


“Perempuan yang bisa melayani suaminya dengan baik selama tujuh hari,  maka baginya akan tertutup tujuh pintu neraka dan terbuka untuknya delapan pintu surga. Perempuan yang bisa melayani suaminya diperbolehkan untuk masuk surga dengan memilih di antara delapan pintu,” ujarnya.


Ning Masruroh mengajak para perempuan untuk muhasabah atas khidmadnya kepada suami, apakah sudah didasari niat dan pelaksanan yang benar sesuai syariat Islam.


Ia lantas menyitir hadist yang artinya ‘jika perempuan mencucikan baju suaminya dengan ikhlas, maka istri akan mendapat seribu kebaikan. Tidak cukup dengan itu, jika itu dilakukan istri akan dihapuskan kesalahanya atau dimaafkan sebanyak dua ribu kesalahan’.


“Ini juga berlaku jika istri mencuci dengan mesin cuci, karena meski dengan mesin masih butuh mengeringkan lalu menata dan menyetrika. Jika itu dilaksanakan, apa yang ada di bumi terkena sinar matahari akan memohonkan ampunan atas dosa-dosa istri tersebut,” tuturnya.​​​​​​​


Ning Masruroh mengajak para perempuan untuk berlomba-lomba meraih ridha Allah dengan berkhidmat kepada suami. Meski tidak sumua pekerjaan rumah harus dikerjakan oleh istri, namun perempuan yang cerdas adalah yang meraih ridha Allah melalui ridha suami. 


Editor:

Metropolis Terbaru