• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Januari 2023

Metropolis

Hari Nelayan Nasional, Ini Harapan Ketua BKNU Sidoarjo

Hari Nelayan Nasional, Ini Harapan Ketua BKNU Sidoarjo
Badrus Zaman, Ketua BKNU Sidoarjo. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
Badrus Zaman, Ketua BKNU Sidoarjo. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Hari Nelayan Nasional diperingati setiap tanggal 6 April, bertujuan untuk mengapresiasi jasa para nelayan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Bagaimana nasib nelayan Indonesia saat ini?


Badrus Zaman, Ketua Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama  (BKNU) Kabupaten Sidoarjo, mengatakan, nasib nelayan Indonesia di Hari Nelayan Nasional sekarang ini ibarat sudah jatuh tertimpa tangga.


“Di mana NTN (Nilai Tukar Nelayan) Jatim berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim per bulan Maret 2022 turun 1,55 persen. Dari 104,95 di bulan Februari 2022 jatuh menjadi 103,32 di bulan Maret ,” katanya kepada NU Online Jatim, Rabu (06/04/2022).


Dia menjelaskan, NTN merupakan alat ukur yang digunakan guna mengetahui kemampuan tukar ikan hasil tangkapan terhadap barang atau jasa yang diperlukan untuk kebutuhan produksi maupun kebutuhan konsumsi rumah tangga.


“NTN sebagai salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan nelayan. Di Kabupaten Sidoarjo sendiri terdapat jumlah nelayan sekitar 3.446 orang," tegasnya.


Menyikapi kondisi tersebut, BKNU Sidoarjo akan mencanangkan program yang diharapkan mampu menekan beban pengeluaran para nelayan seperti konsumsi dan kebutuhan sosial dasar, yakni beban kesehatan, air bersih serta akses pendidikan bagi keluarga nelayan.


“Kami berharap, variabel indeks NTN makin naik indeksnya, di mana hasil produksi atau tangkapan ikan dan nilai tambahnya makin naik dibandingkan dengan beban yang ditanggungnya (beban produksi dan beban konsumsi) atau menurun bebannya, sehingga kesejahteraan nelayan meningkat,” ujarnya.


Metropolis Terbaru