• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 5 Desember 2022

Metropolis

Ikutilah, Festival Gajah Mada Street Night Ramadhan Tempo Doeloe

Ikutilah, Festival Gajah Mada Street Night Ramadhan Tempo Doeloe
Flyer Gajah Mada Street Night Ramadhan. (Foto: NOJ/ Ist)
Flyer Gajah Mada Street Night Ramadhan. (Foto: NOJ/ Ist)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan menggelar Festival Gajah Mada Street Night Ramadhan Tempo Doeloe pada Sabtu (09/04/2022) besok. Rencananya, sejumlah ruas jalan di Jalan Raya Gajah Mada Sidoarjo akan ditutup sebagai tempat digelarnya festival yang mengusung suasana Sidoarjo tempo doeloe tersebut.


Pemkab Sidoarjo dalam agenda ini mengajak para pemuda-pemudi dari berbagai elemen organisasi kepemudaan di Kabupaten Sidoarjo untuk turut memeriahkan acara tersebut. Di antaranya, Lintang Songo Fondation, Dewan Pemuda Sidoarjo, Guk & Yuk Sidoarjo, dan lain sebagainya.


“Festival ini akan diramaikan para pegiat seni dan budaya, di antaranya Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Sidoarjo serta para seniman jalanan,” kata Rendy Praditya selaku Ketua Panitia kegiatan kepada NU Online Jatim, Jum’at (08/04/2022).


Rendy menyampaikan, bahwa festival ini akan dibuka untuk umum bagi para seniman atau pun pemuda pegiat fotografi yang ingin memamerkan karyanya. Sebab, nantinya akan disiapkan tempat untuk Ruang Publik. Bahkan, bagi pegiat sejarah akan ada tempat khusus untuk diskusi kesejarahan, utamanya sejarah Kabupaten Sidoarjo.


“Suasana khas Sidoarjo Tempo Doeloe bakal terasa dengan adanya Festival Seni dan Pertunjukan Dolanan Tradisional saat memasuki area Jalan Gajah Mada mulai jembatan Buk Legi hingga perempatan Jalan Jasem dan Jalan KH Mukmin,” terangnya.


Selain itu, Festival kali ini akan diikuti oleh ratusan pedagang kecil dan pegiat UMKM di Sidoarjo. Mereka akan menjual bermacam-macam jajanan pasar yang bisa dipilih oleh pengunjung.


“Sementara untuk jam operasional akan dibuka sejak sore setiap hari Sabtu hingga malam Ahad selama bulan Ramadhan. Lokasinya di kampung Kauman di dekat masjid Jami' Al Abror Kauman, yang diketahui sebagai masjid tertua di Sidoarjo,” ungkap pria yang juga anggota Dewan Pemuda Sidoarjo ini.


Untuk itu, dirinya berharap festival tersebut bisa menjadi destinasi atau tempat ngabuburit dengan suasana tempo doeloe bagi warga Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya. Menurutnya, pengunjung juga dapat kembali bereuni menikmati jajanan tempo doeloe, seperti klanting, putu mayang, telur gulung dan bermacam jenis jajanan lainnya.


“Para pengunjung bisa kembali menikmati berbuka puasa dengan kue maupun khas tempo doeloe, seperti Es Kolak Srikaya yang rasanya manis dan hanya ada di waktu Ramadhan saja,” jelas Rendy.


Untuk menambah betah pengunjung, panitia juga telah menyiapkan banyak spot menarik yang ramah dan nyaman pagi muda-mudi untuk melakukan swafoto. Untuk itu, dirinya berharap kegiatan tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan di Sidoarjo.


“Impian kami festival kepemudaan seperti ini dapat digelar secara berkelanjutan sebagai tempat yang ramah bagi generasi muda untuk mengekspresikan kemampuan dan bakat yang dimilikinya,” tandasnya.


Sementara itu Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor berharap dengan adanya kegiatan yang digagas oleh muda-mudi Sidoarjo ini akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.


“Selain itu, juga menambah keberkahan bulan Ramadhan. Perhelatan yang baru pertama kali digelar Pemkab Sidoarjo ini juga menjadi momen mengenang sejarah perkembangan Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo,” katanya.


Metropolis Terbaru