• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 5 Juli 2022

Metropolis

Juli, PTM SMA/SMK Digelar Terbatas di Kecamatan Zona Hijau dan Kuning

Juli, PTM SMA/SMK Digelar Terbatas di Kecamatan Zona Hijau dan Kuning
Ilustrasi siswa sekolah di masa pandemi. (Foto: CNBC Indonesia)
Ilustrasi siswa sekolah di masa pandemi. (Foto: CNBC Indonesia)

Surabaya, NU Online Jatim

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan untuk tetap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SMA/SMK/PKLK secara terbatas pada Juli mendatang. Namun, pelaksanaan PTM hanya dibolehkan di kecamatan yang berstatus zona hijau dan kuning Covid-19.

 

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi menjelaskan, keputusan itu diambil setelah rapat koordinasi dengan Gubernur, MKKS negeri dan swasta, serta PGRI Jatim di Gedung Negara Grahadi, Rabu (23/06/2021) malam.

 

Ia mengatakan, PTM digelar terbatas dengan tetap mempertimbangkan peta risiko penularan Covid-19. Zonasi tingkat kecamatan jadi acuan. Artinya, hanya sekolah yang ada di kecamatan yang berstatus zona hijau dan kuning yang boleh menggelar PTM terbatas. Sementara di kecamatan yang berzona oranye dan merah tetap melaksanakan model pembelajaran secara daring.

 

"Penerapan protokol kesehatan tetap diberlakukan secara ketat," kata Wahid kepada wartawan, Kamis (24/06/2021).

 

Disebut PTM terbatas, lanjut mantan Kepala Dinas Perhubungan Jatim itu, yaitu siswa yang masuk hanya 50 persen dari kapasitas ruang kelas untuk sekolah yang berada di zona hijau, sementara di sekolah di kecamatan zona kuning diikuti 25 persen dari kapasitas ruang kelas.

 

Selain itu, papar Wahid, tiap siswa hanya diikutkan PTM dua kali dalam seminggu. PTM dilaksanakan hanya dua jam dalam sehari. Satu hari hanya empat pelajaran dengan pembagian 30 menit per mata pelajaran. 

 

"Kegiatan PTM yang dilaksanakan juga harus memiliki rekomendasi Ketua Gugus Tugas COVID-19 yaitu kabupaten/kota dalam hal ini Bupati/Wali Kota, dan siswa yang mengikuti PTM juga harus mendapat persetujuan dari orang tua," ujar Wahid. 

 

Rencananya, pekan depan pihaknya akan berkoordinasi dengan semua sekolah di Jatim terkait kesiapan PTM. Saran dan pendapat orang tua siswa juga akan ditampung. Wahid juga memastikan bahwa vaksinasi semua guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidikan rampung bulan ini.

 

Editor: Nur Faishal


Metropolis Terbaru