• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Metropolis

Ketua NU Sidoarjo: Alumni Unusida Harus Kawal Aswaja

Ketua NU Sidoarjo: Alumni Unusida Harus Kawal Aswaja
KH Zainal Abidin, Ketua PCNU Sidoarjo. (Foto: NOJ/Maschan Yusuf)
KH Zainal Abidin, Ketua PCNU Sidoarjo. (Foto: NOJ/Maschan Yusuf)

Sidoarjo, NU Online Jatim

KH Zainal Abidin, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, meminta para alumni Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) menjadi agen pengawal Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) ketika terjun di tengah-tengah masyarakat.


“Alumni Unusida harus berani dan bisa ketika dipercaya untuk memimpin tahlil atau menjadi imam shalat di lingkungan sekitar,” katanya saat menyampaikan sambutan dalam Wisuda atau Rapat Senat Terbuka ke-5 Unusida di Fave Hotel Sidoarjo, Sabtu (26/03/2022).


Menurut Kiai Zainal, alumni Unusida tidak hanya dapat menguasai tentang disiplin ilmu, akan tetapi juga memiliki tugas besar dengan menjadi agen untuk mengawal perkembangan ajaran Aswaja di tengah masyarakat. Selain itu, sebagai alumni harus juga menumbuhkan rasa memiliki dan cinta terhadap kampus. Dengan begitu, mereka dapat menjadi pelopor promosi kampus ketika berada di mana pun.


Kiai Zainal juga meminta mahasiswa dan alumni agar tidak risau ketika lulus tidak mendapat pekerjaan. Seringkali mahasiswa mempunyai pemahaman bahwa lulusan S1 kemudian ingin bekerja. Akan tetapi jarang seorang sarjana mempunyai tekad yang kuat untuk menciptakan lapangan pekerjaan.


Pemikiran seperti itu, lanjut Kiai Zainal, harus dihilangkan sejak dini oleh para alumni Unusida. Caranya dengan membangun mental yang kuat sejak dini. “Kalau hal tersebut dapat dilakukan oleh alumni Unusida, bukan hal yang mustahil cita-cita kemandirian NU akan dicapai lebih cepat,” tandasnya.


“Jika mental dan cita-cita dari awal sudah besar, maka saya yakin juga akan diimbangi dengan takdir Allah SWT yang sangat besar. Hal ini tidak akan sulit dicapai di zaman serba teknologi saat ini,” imbuh Kiai Zainal.


Pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, tersebut merasa bangga dengan perkembangan Unusida atas prestasi dan capaiannya yang luar biasa. “Jadikan prestasi-prestasi tersebut sebagai batu loncatan dan inspirasi untuk mencapai prestasi lain yang luar biasa,” tuturnya.


Ia menghimbau agar prestasi tersebut tidak membuat terlena dan cepat berpuas diri, karena persaingan pengelolaan perguruan tinggi sat ini sangat kompetitif tidak boleh lengah sedikit pun. “Saat ini banyak perguruan tinggi lain yang juga berkembang dengan pesat. Jadi, tidak boleh lengah sedikit pun karena pesaing kita sangat banyak,” kata Kiai Zainal.


Metropolis Terbaru