• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Metropolis

Kunjungi PBNU, Dubes Jepang Ajak NU Kerja Sama

Kunjungi PBNU, Dubes Jepang Ajak NU Kerja Sama
Kunjungan Dubes Jepang, Kenji Kanasugi ke Kantor PBNU. (Foto: NU Online).
Kunjungan Dubes Jepang, Kenji Kanasugi ke Kantor PBNU. (Foto: NU Online).

Surabaya, NU Online Jatim

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Kenji Kanasugi. Kunjungan tersebut diterima Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Kamis (17/06/2021).

 

Dalam kunjungannya tersebut, Dubes Kenji Kanasugi menyampaikan bahwa penting melakukan kerja sama dengan Nahdlatul Ulama. Hal ini karena dirinya banyak menemukan ajaran Islam di Jepang.  

 

"Saya menemukan banyak ajaran Islam di masyarakat Jepang. Untuk mengembangkan kerjasama tersebut, saya ingin bertemu dengan Bapak Kiai (Kiai Said),” kata dilansir dari NU Online.

 

NU dipilih karena Kanasugi meyakini bahwa Indonesia dan Jepang memiliki nilai moderatisme dan pluralisme yang beradab. “Saya yakin Jepang dan Indonesia memiliki nilai yang sama,” imbuhnya.  

 

Kanasugi menyebutkan, kunjungannya kali ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antara Jepang dan Indonesia, khususnya dengan NU.

 

“Sebagai kedutaan Jepang di Indonesia, kami sangat berkeinginan untuk meningkatkan hubungan kerjasama lebih lanjut,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj menyampaikan, bahwa kunjungan Dubes Kenji Kanasugi sangat berarti untuk meningkatkan kerjasama Jepang dengan Indonesia, khususnya dengan NU. “Kunjungan yang sangat berharga, sangat berarti,” dawuhnya.  

 

Kiai Said menyampaikan, bahwa kerjasama NU dan Jepang memang perlu ditingkatkan, terutama dalam bidang teknologi. Hal ini sangat diperlukan untuk pengembangan teknologi di Indonesia.

 

“Kita tingkatkan hubungan kerjasama antara NU dan Jepang, antara Indonesia dan Jepang,” kata kiai yang menamatkan studi pendidikan tingginya di Arab Saudi itu.

 

Lebih lanjut, Kiai Said menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara berkembang perlu untuk banyak belajar mengenai teknologi dari Negeri Matahari Terbit itu. “Dan yang penting, kita bisa mentransfer teknologi tersebut,” ujarnya.  

 

 

Tidak hanya teknologi, menurut Kiai Said, tetapi Indonesia juga harus belajar mengenai bidang-bidang lainnya, seperti transportasi, peternakan, pertanian, hingga maritim.

 

“Harus banyak belajar dari Jepang, dari sisi teknologi, pertanian, peternakan, dan seterusnya. Kita sangat jauh ketinggalan dari Jepang, dan insyaallah Jepang akan bersedia mentransfer teknologi yang dimiliki kepada kita,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru