• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Metropolis

Membanggakan, Murid MI Ma’arif NU di Sidoarjo Hafal Al-Qur’an 5 Juz

Membanggakan, Murid MI Ma’arif NU di Sidoarjo Hafal Al-Qur’an 5 Juz
Amira Hasna Hakimah, Murid MI Ma'arif NU di Sidoarjo saat Tasmi' Al-Qur'an 5 juz. (Foto: NOJ/Boy Ardiansyah).
Amira Hasna Hakimah, Murid MI Ma'arif NU di Sidoarjo saat Tasmi' Al-Qur'an 5 juz. (Foto: NOJ/Boy Ardiansyah).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Haru bahagia dirasakan oleh pasangan suami istri Fraksi Fitriyah Ardiansyah dan Ainit Dina Fitrya. Pasalnya, putri semata wayangnya Amira Hasna Hakimah melakukan tasmi’ 5 juz Pasca Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ) Program Tahfidz MI Ma’arif Pademonegoro Sukodono Sidoarjo, Senin (16/08/2021).

 

Ibu Ainit Dina Fitrya mengaku bersyukur dan bangga mengingat putrinya yang baru menginjak kelas IV setingkat sekolah dasar telah sampai pada tahap tasmi’ 5 juz. Dirinya pun berharap agar ia bisa hafal Al-Qur’an seluruhnya sebanyak 30 juz.

 

“Alhamdulillah, tentu sebagai orang tua saya bersyukur dan bangga atas capaian yang diraih putri saya. Saya berharap, nantinya dia bisa hafal 30 juz dan bermanfaat untuk orang banyak,” ujarnya kepada NU Online Jatim saat dihubungi via perpesanan WhatsApp.

 

Sementara Mafturo Hana, salah seorang ustadzah yang membimbingnya mengaku, bahwa hafalan yang dilakukan Amira tergolong cepat.

 

“Ananda Amira ini tergolong cepat hafalannya dari pada teman-teman sebayanya. Hafalan sebanyak 6 juz ditempuh selama 1 tahun, yakni juz 30 dan juz 1-5. Ini pencapaian yang luar biasa,” tuturnya.

 

Hal yang mengesankan bagi Mafturo Hana adalah saat di awal-awal masuk program pasca tahfidz, di mana orang tuanya ragu dan pamit agar anaknya masuk diniyah saja. Namun, dengan nasihat Ustadzah akhirnya tetap di pasca tahfidz.

 

“Masa-masa awal di program pasca tahfidz, orang tuanya berpamitan agar putrinya tidak di tahfidz, tapi di diniyah saja. Karena menurut orang tuanya banyak keluhan yang disampaikan anaknya saat menghafal. Tapi, perjuangan untuk mempertahankan tersebut membuahkan hasil yang cukup bagus,” pungkasnya.

 

Penulis: Boy Ardiansyah

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru