• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 6 Desember 2022

Metropolis

NU di Sidoarjo Segera Bentuk Pengurus ISHARI Hingga Ranting

NU di Sidoarjo Segera Bentuk Pengurus ISHARI Hingga Ranting
Gladen Kubro ISHARI Cabang Kabupaten Sidoarjo di masjid area komplek makam Almaghfurlah KH Ali Masud di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (04/01/2022).(Foto: NOJ/LYR)
Gladen Kubro ISHARI Cabang Kabupaten Sidoarjo di masjid area komplek makam Almaghfurlah KH Ali Masud di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (04/01/2022).(Foto: NOJ/LYR)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Banyak kalangan yang menyambut positif komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk mendukung penuh perkembangan kesenian hadrah di wilayah tersebut.

 

Seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (ISHARI) Kecamatan Buduran dan Pelaksana tugas (Plt) Camat Buduran. Mereka berkolaborasi menginisiasi terselenggaranya rapat bersama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Buduran, Selasa (04/01/2022) malam.

 

Pertemuan dengan agenda pembentukan kepengurusan ISHARI di tingkat desa atau ranting tersebut dilangsungkan bersamaan dengan Gladen Kubro ISHARI Cabang Sidoarjo di masjid area komplek makam Almaghfurlah KH Ali Masud di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) ISHARI Kabupaten Sidoarjo KH Mahfudz yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menuturkan, sesuai catatan dalam administrasi PC ISHARI Sidoarjo, di Kecamatan Buduran baru ada enam desa yang sudah terbentuk kepengurusan ISHARI.

 

“Padahal di Kecamatan Buduran ini setiap bulannya mesti ditempati rutinan kubro jam’iyyah ISHARI se- Kabupaten Sidoarjo," tuturnya.

 

Sementara Plt Camat Buduran Wahyu Hidayat mengaku siap mendukung dan sekaligus menginstruksikan kepada Kades se-Kecamatan Buduran untuk turut mendukung pendirian dan kegiatan ISHARI di kawasan tersebut.

 

“Selain itu juga harus ikut berperan aktif dalam pendirian kepengurusan ISHARI di tingkat desa serta aktif dalam kegiatan-kegiatan ISHARI yang ada di tingkat desa maupun tingkat kecamatan Buduran. Bagaimana bapak-bapak Kades, apakah siap?, " tegasnya.

 

Sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Buduran Mahrus mengapresiasi atas terlaksananya rapat bersama yang diinisiasi oleh PAC ISHARI Buduran dan Plt Camat Buduran tersebut.

 

“Terima kasih kepada Bapak Camat Buduran, paguyuban Kades dan pengurus ranting NU se-Kecamatan Buduran, atas kerja sama yang baik ini, dengan harapan jalinan silaturahim seperti ini tetap terjaga dengan baik dan semoga jam’iyah ISHARI ke depan menjadi semakin lebih baik ,” katanya.

 

Kades Damarsi Anwaruddin Akmal, mewakili paguyuban Kades se-Kecamatan Buduran, mengungkapkan, pada dasarnya kesenian di Indonesia ini yang paling erat hubungannya dengan perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia adalah kesenian hadrah.

 

“Maka sudah sudah menjadi kewajiban Kades untuk ikut berperan aktif dalam kesenian ISHARI, kalau saja Pemkab Sidoarjo melalui Camat atau dinas terkait bisa memberikan bantuan berupa terbang (rebana), maka Kades harus bisa memberikan bantuan berupa sarung minimal 30 sarung untuk jam’iyah ISHARI di tingkat ranting atau desanya masing-masing," ungkapnya.

 

Sedangkan Kades Prasung HM Syafi’i mengusulkan kepada Camat Buduran agar di Pendopo Kecamatan Buduran juga bersedia ditempati Gladen ISHARI Cabang Sidoarjo.

  

“Minimal satu atau dua kali dalam setahun Pendopo Kecamatan Buduran di tempati Gladen Ishari Cabang Sidoarjo,” katanya.

 

Diketahui, pertemuan ini dihadiri oleh Plt Camat Buduran, Ketua PC ISHARI Sidoarjo, pengurus MWCNU Buduran, Ketua PAC ISHARI Buduran, Kades, dan pengurus Ranting NU se-Kecamatan Buduran.


Editor:

Metropolis Terbaru