• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Metropolis

Penyerahan Bantuan Modal Warnai Pembukaan Madrasah Amil LAZISNU di Sidoarjo

Penyerahan Bantuan Modal Warnai Pembukaan Madrasah Amil LAZISNU di Sidoarjo
Penyerahan bantuan modal usaha kepada dhuafa oleh UPZIS LAZISNU Buduran, Sidoarjo. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)
Penyerahan bantuan modal usaha kepada dhuafa oleh UPZIS LAZISNU Buduran, Sidoarjo. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Buduran, Sidoarjo menggelar workshop dan Madrasah Amil angkatan pertama. Kegiatan dalam rangka semarak Hari lahir (Harlah) ke-99 Nahdlatul Ulama (NU) ini dipusatkan di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat, Ahad (27/02/2022).


Kegiatan ini mengusung tema “Menyongsong An-Nahdlah Ats-Tsaniyah Bangkitkan Kemandirian Umat”. Dalam kegiatan ini, juga dilakukan penyerahan bantuan modal usaha berupa uang tunai senilai Rp2 juta bagi lima dhuafa oleh LAZISNU setempat.


Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo KH Zainal Abidin menuturkan, pelatihan Madrasah Amil ini diharapkan bisa memberikan pemahaman tentang manajemen pengelolaan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS). Serta, juga memotivasi bagi LAZISNU MWCNU lainnya agar giat melaksanakan dan mengembangkan LAZISNU.


“Karena terkait dasar hukum, teknis dan seluruhnya akan dibahas tuntas di forum ini. Penggerak di LAZISNU itu tidak hanya sekedar menghimpun dana dari masyarakat, akan tetapi harus punya pengetahuan yang cukup bagaimana cara mengelola dana itu secara syar’i,” tuturnya kepada NU Online Jatim, Ahad (27/02/2022).


Sementara Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Sidoarjo Abdul Mujib Ali, mengapresiasi atas terselenggaranya Madrasah Amil oleh UPZIS LAZISNU MWCNU Buduran. Menurutnya, kegiatan ini bisa dijadikan contoh bagi UPZIS LAZISNU MWC lainnya yang belum pernah melaksanakan.


“Pada 100 hari pertama setelah dilantik, Insyaallah kami akan mengadakan beberapa Madrasah Amil di beberapa kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo, mohon doa dan dukungannya. Semoga program-program yang akan dilaksanakan oleh NU Care-LAZISNU Sidoarjo ke depan bisa berjalan dengan baik dan istiqamah,” katanya.


Sigit Dwi Permana, selaku panitia pelaksana mengungkapkan, Madrasah Amil ini diselenggarakan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah. Selain itu, sebagai upaya untuk penguatan tata kelola atau manajemen ZIS di seluruh tingkatan.


Dijelaskannya, dalam Madrasah Amil ini panitia menghadirkan beberapa narasumber yang ahli di bidangnya, antara lain Wakil Katib Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim KH Moh Chusnan Ali, Ketua PW NU Care-LAZISNU Jatim Afif Amrullah, dan Bendahara NU Care-LAZISNU Kabupaten Jombang M Fatih Sururi.


“Para peserta mendapatkan banyak materi seperti Fiqih Zakat dan Tugas Amil Dalam Perspektif Kutubut Turots dan Undang-Undang, Profil Ideal NU Care-LAZISNU, serta Penguatan Manajemen Pelaporan dan Tata Kelola NU Care-LAZISNU Yang MANTAP,” ungkapnya.
 


Diketahui, peserta Madrasah Amil ini terdiri dari utusan LAZISNU ranting se-Kecamatan Buduran. Bahkan, ada yang berasal dari Aceh dan Bangkalan, Madura. Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua PCNU Sidoarjo, Ketua NU Care-LAZISNU Sidoarjo, Camat Buduran, MWCNU Buduran beserta lembaga dan badan otonom (banom), serta tamu undangan lainnya.


Metropolis Terbaru