• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Metropolis

Bertaraf Internasional, Ketua PCNU Apresiasi MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo

Bertaraf Internasional, Ketua PCNU Apresiasi MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo
Ketua PCNU Sidoarjo KH Zaenal Abidin. (Foto: NOJ)
Ketua PCNU Sidoarjo KH Zaenal Abidin. (Foto: NOJ)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo KH Zaenal Abidin mengapresiasi kiprah Madrasah Ibtidaiyah Muslimat Nahdlatul Ulama (MIMNU) Pucang, Sidoarjo yang telah mencapai tingkat madrasah bertaraf Internasional.


“Sampai Murid MIMNU Pucang tidak hanya orang NU, orang-orang di luar NU juga ingin anaknya belajar di sini,” katanya saat sambutan pada acara bedah buku ‘Syamsuhari Sang Revolusioner’ di Aula MIMNU Pucang, Sidoarjo, Jalan Jenggolo Nomor 53, Sabtu (26/02/2022).


Ia menyampaikan, alasan banyaknya orang di luar NU yang ingin menempuh Pendidikan di MIMNU Pucang karena sekolah ini bertaraf Internasional. Mulai pelayanan Pendidikan yang cukup baik, hingga mampu memberikan dan mengembangkan kematangan intelektual, emosional dan spiritual anak didik.


“Tiga kematangan ini jika mampu digarap di sebuah lembaga pendidikan, maka akan menghasilkan alumni yang berkualitas,” ungkapnya.


Untuk itu, dirinya mengajak seluruh warga NU untuk bersyukur dan memberikan apresiasi kepada seluruh elemen yang berkhidmat di MIMNU Pucang.


“Kita semua doakan, semoga lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif  NU Sidoarjo berkembang dan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik,” ajaknya.


Kiai asal Kecamatan Buduran ini juga berharap, ke depan lembaga pendidikan NU di Sidoarjo tidak hanya  memberi layanan pendidikan kepada masyarat kelas menengah ke bawah. Tetapi juga mampu memberi layanan pendidikan bagi kalangan menengah atas.


Berkaitan dengan buku yang dibedah di kesempatan itu, Kiai Zaenal mengaku terkesan dengan pengantar yang disampaikan penulis dalam bukunya tersebut. Dalam tulisan tersebut, penulis mengajak agar khalayak memiliki keinginan yang kuat untuk berderma kepada banyak orang.


“Sebagaimana adagium lama yang menyatakan, bahwa tangan di atas lebih mulia dari pada tangan di bawah,” sebutnya.


Ia mengatakan, mental masyarakat Indonesia cenderung menikmati zona nyaman dan tidak mau bergerak untuk mengeksplorasi gagasan yang dimiliki.
 


“Kebiasaan yang demikian harus segera diubah, menuju arah yang lebih baik, termasuk dalam ranah Pendidikan,” tandasnya.


Metropolis Terbaru