• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 30 November 2022

Metropolis

RMINU Jatim Bergerak Masif Cegah Kekerasan pada Santri

RMINU Jatim Bergerak Masif Cegah Kekerasan pada Santri
Wakil Ketua RMINU Jatim, Gus Jauharul Afif. (Foto: Tangkapan Layar TV9)
Wakil Ketua RMINU Jatim, Gus Jauharul Afif. (Foto: Tangkapan Layar TV9)

Surabaya, NU Online Jatim
Belakangan ini tindakan kekerasan kerap terjadi di berbagai daerah dan menimpa banyak kalangan, termasuk pula para santri. Untuk itu, sebagai lembaga departementasi NU yang membidangi pesantren, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jatim terus berupaya bergerak massif melakukan pencegahan.


Wakil Ketua RMINU Jatim, Gus Jauharul Afif mengatakan, terdapat beberapa program yang dilaksanakan dan direncanakan RMINU Jatim dalam meningkatkan kesadaran terkait bahaya kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren.


“Seperti kemarin yang mengadakan kegiatan workshop Pesantren Ramah Anak bersama Griya Curhat Keluarga dan Perempuan Bangsa Jatim. Itu dimaksudkan untuk sosialisasi bahaya tindak kekerasan terhadap anak maupun santri,” ujar Gus Afif saat talkshow Ihwal Jamiyah di TV9 pada Selasa (12/07/2022).


Dirinya menyebutkan, upaya-upaya tersebut sering sekali dilaksanakan oleh RMINU Jatim untuk memfasilitasi maupun memediasi pondok pesantren agar santri memiliki rasa yang aman selama menimba ilmu.


“Ada pula upaya-upaya dalam perlindungan anak, termasuk dalam memberikan hak-hak terhadap anak,” terangnya.


Gus Afif menyampaikan, bahwa RMINU Jatim juga mencanangkan program lain untuk pesantren. Di antaranya program perekonomian mandiri pesantren.


Dengan adanya program-program tersebut, pihaknya berharap para pengasuh pondok pesantren dapat lebih mandiri dalam mengatasi permasalahan masing-masing, serta dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lainnya.


“Sudah banyak sekali pondok pesantren yang luar biasa sekali dalam media informasi dan digitalisasi. Bahkan, ikhtiar kemandirian ekonomi juga dibentuk dari gerakan digitalisasi tersebut,” tandasnya.


Penulis: Raga Robbani M


Metropolis Terbaru