• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Metropolis

Syuriyah NU Sidoarjo Berkumpul Bahas Sejumlah Agenda

Syuriyah NU Sidoarjo Berkumpul Bahas Sejumlah Agenda
Suasana rapat Syuriyah PCNU Sidoarjo yang membahas sejumlah hal guna kemajuan organisasi. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)
Suasana rapat Syuriyah PCNU Sidoarjo yang membahas sejumlah hal guna kemajuan organisasi. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Menjelang bulan suci Ramadhan, jajaran Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo mengadakan rapat yang dilangsungkan di Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran, Jum’at (25/03/2022). Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus Syuriyah serta beberapa Mustasyar.


Wakil Katib PCNU Sidoarjo Gus Arisy Karomi menuturkan, dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa agenda. Di antaranya optimalisasi peran Syuriyah dalam pencapaian visi dan misi serta agenda PCNU Sidoarjo ke depan.


“Sesuai dengan Anggaran Dasar (AD) NU bahwa Syuriyah adalah pemimpin tertinggi di NU sesuai dengan AD pasal 14 hasil Muktamar XXXIII. Maka, Syuriyah mestinya hadir di semua lini kebijakan. Oleh karenanya, penguatan Syuriyah sangat penting dilakukan, baik personal maupun keorganisasian,” tuturnya.


Dirinya menambahkan, agenda lain yang dibahas adalah pengawalan program kerja dan keputusan lain yang dihasilkan oleh musyawarah kerja (Musker) I PCNU Sidoarjo tahun 2022. Kemudian, agenda penguatan Syuriyah PCNU Sidoarjo, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), dan Pengurus Ranting NU.


“Selanjutnya, agenda penguatan amaliyah Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) dengan melanjutkan dan meningkatkan agenda Diniyah Rutin yang sudah berjalan di periode PCNU Sidoarjo sebelumnya. Seperti, mujahadah, lailatul ijtima’, ngaji ahad wage. Bahkan, ada tambahan Rauhah Bukhori yang dilaksanakan sebelum rapat harian Syuriyah serta mujahadah di Masjid KH M Hasyim Asy'ari,” imbuhnya.


Sementara itu, Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin mengatakan, bahwa peran Rais sebagai pimpinan Syuriyah harus strategis dalam mengambil kebijakan. Sehingga langkah-langkah yang dilakukan oleh Tanfidziyah itu harus berdasarkan keputusan Rais. Tentu, langkah itu terstruktur dan diputuskan oleh jajaran Syuriyah.


“Alhamdulillah, dengan pertemuan rutin yang dilaksanakan oleh jajaran Syuriyah setiap akhir bulan ini menjadi media bagi saya sebagai Ketua PCNU Sidoarjo untuk menyampaikan laporan dari waktu ke waktu hingga pada memohon kebijakan keputusan dari jajaran Syuriyah,” katanya kepada NU Online Jatim, Sabtu (26/03/2022) malam.


Menurutnya, pertemuan rutin yang tempat pelaksanaannya bergantian ini sangat bagus sekaligus sebagai ajang silaturahmi bagi pengurus. “Karena para kiai ini pasti punya agenda dan pikiran yang luar biasa untuk majunya PCNU Sidoarjo,” pungkasnya.
 


Diketahui, rapat tersebut diawali dengan pembacaan kitab Shahih Bukhori secara bergiliran oleh Rais PCNU Sidoarjo KHR Abdussalam Mujib, lalu dilanjutkan Katib PCNU Sidoarjo KH Shihabuddin Sholeh.


Metropolis Terbaru