• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Metropolis

Update BNPB soal Gempa Cianjur: 103 Meninggal dan 377 Luka-luka

Update BNPB soal Gempa Cianjur: 103 Meninggal dan 377 Luka-luka
Gempa Cianjur. (Foto: Istimewa)
Gempa Cianjur. (Foto: Istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim
Gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengakibatkan sejumlah korban meninggal dunia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, per Selasa (22/11/2022) pukul 09.55 WIB, korban meninggal mencapai 103 orang dan 377 orang luka-luka.


“Selain itu, 25 orang dilaporkan hilang. Pencarian masih terus dilakukan hingga hari ini,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam rilisnya di bnpb.go.id.


Menurutnya, mayoritas warga meninggal diakibatkan karena tertimpa reruntuhan bangunan yang ambruk. Disebutkan, warga mengungsi akibat bencana tersebut kini bertambah menjadi 7.060 jiwa. Mereka yang diungsikan tersebar di sejumlah tiik.


“Selain itu, 8 Kepala Keluarga (KK) mengungsi di Kabupaten Sukabumi dan 4 jiwa mengungsi di Kabupaten Bogor,” terangnya.


Untuk kerusakan infrastruktur, data terbaru mencatat ada 3.075 rumah rusak ringan, 33 unit rumah rusak sedang, dan 59 rumah rusak berat. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus melakukan pendataan terkait dampak yang disebabkan gempa tersebut.


Atas peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur telah mengeluarkan Surat Keputusan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur selama 30 hari. Surat keputusan tersebut dimulai tanggal 21 November 2022 hingga 20 Desember 2022.


Bantuan kepada korban terus mengalir. Sejumlah elemen kelompok masyarakat juga terus menggalang dana untuk korban gempa Cianjur. Selain itu, BNPB juga telah memberikan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp1,5 milyar dan bantuan logistik darurat senilai Rp500 juta.


Bantuan tersebut diberikan kepada Pemkab Cianjur pada saat tinjauan lapangan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Wakil Komisi VIII DPR RI, Kepala BNPB, dan Kepala BMKG.


Sebagai informasi, Hingga Selasa (22/11/2022) pukul 06.30 WIB, gempa susulan terus melanda di daerah Cianjur. Tercatat, ada sebanyak 118 gempa dengan magnitudo terkecil M1,5 dan terbesar M4,2.


Metropolis Terbaru