• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Nusiana

Menyembuhkan Gus Dur yang Sakit Tengah

Menyembuhkan Gus Dur yang Sakit Tengah
Orang Madura hendak menyembuhkan keluhan sakit Gus Dur. (Foto: NOJ/MSp)
Orang Madura hendak menyembuhkan keluhan sakit Gus Dur. (Foto: NOJ/MSp)

Di Pulau Karapan Sapi, Madura, kata ‘tengah’ berarti ‘punggung’. Pada tahun 1999, yang mengantarkan Gus Dur menjadi Presiden RI adalah koalisi poros tengah. Saat poros tengah mulai melemah, orang Madura pun turut kalang kabut.

 

Salah satu orang yang ikuti kalang kabut ialah Mat Ra’i. Tukang urut tulang yang cukup terkenal di daerahnya itu bergegas rumahnya di Bangkalan menuju Stasiun Pasar Turi Surabaya. Sesaat setelah sampai di Stasiun Pasar Turi, ia dikagetkan dengan sejawatnya bernama Man Badrah yang juga hendak ke Jakarta. 

 

Soal poros tengah yang sedang melemah juga diketahui oleh Man Badrah. 

“Kamu mau ke mana?” tanya Man Badrah. 

“Mau ketemu Gus Dur,” jawab Mat Ra’i singkat. 

“Ada perlu apa sama Gus Dur?” ucap Man Badrah kembali bertanya. 

 “Lho, yang bikin Gus Dur bisa duduk di kursi presiden itu apa?” ujar Mat Ra’i balik nanya. 

 “Poros tengah,” jawab Man Badrah. 

“Makanya sekarang saya harus menyembuhkan Gus Dur. Kasihan kalau presiden punggungnya sakit,” kata Mat Ra’i. 

 

Disarikan dari “Kelakar Madura Buat Gus Dur” (Sujiwo Tejo, 2018)

 

Editor: Syaifullah

 


Editor:

Nusiana Terbaru