• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Pantura

Fatayat NU Bojonegoro Wujudkan Rumah Layak Huni di Tiga Desa

Fatayat NU Bojonegoro Wujudkan Rumah Layak Huni di Tiga Desa
Musyawarah pertanggungjawaban dan serah terima program peningkatan status kesehatan melalui program perbaikan rumah tinggal. (Foto: NOJ/Ita)
Musyawarah pertanggungjawaban dan serah terima program peningkatan status kesehatan melalui program perbaikan rumah tinggal. (Foto: NOJ/Ita)

Bojonegoro, NU Online Jatim
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Bojonegoro menggelar musyawarah pertanggungjawaban dan serah terima program peningkatan status kesehatan melalui program perbaikan rumah tinggal. Kegiatan yang diprakarsai Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) tersebut berlangsung di tiga desa, yaitu Punggur (Purwosari), Sumengko dan Grebegan (Kalitidu), Selasa (18/01/2022).
 

“Fatayat NU adalah organisasi yang bermassa perempuan, namun tidak menutup kemungkinan dapat melaksanakan program perwujudan rumah layak huni atau RLH bagi warga yang membutuhkan,” kata Ketua PC Fatayat NU Bojonegoro, Hj Ifa Khoiria Ningrum. 
 

Disampaikannya bahwa kiprah perempuan sudah terbukti. Apalagi kelebihan Fatayat NU bisa bekerja lebih teliti, bersikap santun, namun juga tegas. Hal tersebut dibuktikan program yang dicanangkan benar-benar akuntabel dan transparan.
 

Pada kesempatan tersebut masing-masing kepala desa sasaran program mengungkapkan apresiasi kepada Fatayat NU dan EMCL atas selesainya program ini. 
 

“Kami berharap ke depannya dapat bersinergi kembali untuk program-program lain,” kata Kades Sumengko, Rudi Setiawan. Bahkan Sam Suhadak selaku Kades Grebegan mengemukakan bahwa sebelum acara serah terima, rumah baru sudah ditempati oleh penerima manfaat.
 

Demikian pula Kades Punggur memberikan apresiasi atas semangat pantang menyerah dari tim pelaksana RLH.
 

Mewakili Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan atau Forkopimcam Purwosari, Ari Singgih turut mengapresiasi kinerja tim PC Fatayat NU Bojonegoro, yang merupakan tim perempuan pertama yang menangani bangunan. 
 

“Hal ini menunjukkan bahwa EMCL juga mengutamakan peran perempuan dalam sektor pembangunan di Bojonegoro,” katanya.
 

Menurut Sekretaris Kecamatan atau Sekcam Kalitidu, Wiyanto bahwa kepada penerima manfaat untuk mensyukuri dan merawat pemberian rumah layak huni. 
 

“Rumah layak huni adalah salah satu dari sekian banyak program Pemkab Bojonegoro untuk kesejahteraan masyarakat. Warga harus mendukung kebijakan pemdes sebagai  kepanjangan tangan program dari pemkab,” ujar Wiyanto.
 

Ali Mahmud sebagai perwakilan EMCL menyampaikan bahwa kegiatan program telah dilakukan secara baik dan sesuai perencanaan dengan mengedepankan akuntabilitas dan kontrol.
 

“Diharapkan pascaprogram ini kualitas dapat dipertanggungjawabkan, agar RLH yang diberikan dapat dihuni kelak oleh anak-anak atau cucu-cucu penerima manfaat. Saat mereka tinggal dengan nyaman, akan fokus belajar dan meraih cita-cita, sehingga lahir generasi-generasi penerus yang membanggakan,” ungkapnya.
 

Pada kegiatan ini juga disampaikan laporan pertanggungjawaban oleh tim pelaksana desa, serta diputarkan rekaman video berdurasi 7 menit tentang perjalanan tim Fatayat NU bersama EMCL dan Timlak dalam mewujudkan RLH bagi warga. Selain itu, juga ada foto-foto rumah sebelum dan sesudah, serta testimoni dan ucapan terima kasih oleh penerima manfaat yang penuh haru dan mengundang gelak tawa seluruh hadirin. 
 

Acara tiga desa selama sehari tersebut dihadiri tim Fatayat NU, perwakilan EMCL, Forkopimcam, kades beserta perangkat. Termasuk tim pelaksana desa, serta para penerima manfaat yakni 10 orang dari masing-masing desa.


Pantura Terbaru