• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Pantura

CBP Bojonegoro Terlibat Evakuasi Korban Perahu Terbalik Bengawan Solo

CBP Bojonegoro Terlibat Evakuasi Korban Perahu Terbalik Bengawan Solo
Kader CBP-IPNU Bojonegoro saat hendak melakukan evakuasi dan pencarian korban perahu terbalik Bengawan Solo. (Foto: NOJ/ Luluk Ni'matul Rohmah)
Kader CBP-IPNU Bojonegoro saat hendak melakukan evakuasi dan pencarian korban perahu terbalik Bengawan Solo. (Foto: NOJ/ Luluk Ni'matul Rohmah)

Bojonegoro, NU Online Jatim

Peristiwa terbaliknya perahu penyeberangan dari arah Rengel, Tuban menuju Kanor, Bojonegoro pada Rabu (03/11) lalu menjadi duka mendalam. Untuk itu, Corp Brigade Pembangunan (CBP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Bojonegoro turut terlibat dalam evakuasi dan pencarian korban.

 

Sejumlah relawan CBP-IPNU Bojonegoro tersebut melakukan proses evakuasi dan pencarian korban bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  dan sejumlah relawan lainnya. Hal tersebut dilakukan di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Jum'at (05/11).

 

Komandan CBP-IPNU Bojonegoro, Rouf Nasrullah menyebutkan, ada sekitar 5 kader yang dikerahkan untuk evakuasi dan pencarian korban tenggelam dalam peristiwa perahu terbalik di Sungai Bengawan Solo tersebut. Menurutnya, proses evakuasi dan pencarian akan terus dilakukan hingga semua korban ditemukan.

 

"Sejauh ini sudah ada 19 korban yang ditemukan, kemungkinan masih ada 5 korban lagi masih dalam proses pencarian," ungkapnya kepada NU Online Jatim.

 

Rouf mengatakan, pencarian akan terus dilakukan oleh pihaknya bersama BPBD. Namun, tidak menutup kemungkinan jika dalam beberapa pekan ke depan belum ditemukan dan pihak korban mengikhlaskan, maka pencarian akan dihentikan.

 

"Tentunya, kami dari seluruh relawan bertekad untuk melaksanakan evakuasi dan pencarian korban hingga semuanya ditemukan," ucapnya.

 

Menurut Rouf, arus yang cukup deras dan adanya proyek jembatan di sekitar Bengawan Solo sempat menjadi kendala saat pelaksanaan evakuasi dan pencarian korban.

 

“Oleh karena itu, kami mengharap doa kepada semua pihak agar pencarian membuahkan hasil terbaik,” pungkasnya.


Pantura Terbaru