• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Parlemen

Dana Bergulir untuk UMKM Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Dana Bergulir untuk UMKM Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Jatim
UMKM. (Foto: NOJ/liputan6)
UMKM. (Foto: NOJ/liputan6)

Surabaya, NU Online Jatim
Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Aliyadi Mustofa mendorong gagasan pembentukan program permodalan usaha melalui bantuan kredit dana bergulir (dagulir) berbasis syariah. 

 

Menurut Aliyadi, keberadaan UMKM sangat berperan terhadap pertumbuhan ekonomi di Jatim. Bahkan, keberadaan UMKM mampu menjadi penopang ekonomi di Jatim di tengah hantaman wabah Covid-19. 

 

“Pertumbuhan ekonomi Jatim pada kuartal I 2022 naik sebesar 0,75 persen jika dibandingkan pada tahun 2021, ini tidak terlepas dari peran besar pelaku UMKM,” terangnya,

 

Politikus dari F-PKB ini melanjutkan, di samping peran besar pelaku UMKM, meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Jatim juga tidak lepas dari berbagai kebijakan relaksasi perekonomian dan insentif pembangunan yang memacu aktivitas perekonomian yang diterapkan Pemprov Jatim. 

 

Salah satu kebijakan yang diterapkan Pemprov Jatim untuk menopang perekonomian masyarakat berupa program bantuan permodalan melalui skema kredit dana bergulir. Kebijakan itu, ia nilai ampuh untuk memulihkan ekonomi dan meredam dampak akibat wabah Covid-19. 

 

“Skema kebijakan dagulir ini berdampak komprehensif terhadap kehidupan ekonomi masyarakat, sehingga secara perlahan mampu memberikan dorongan dalam peningkatan ekonomi,” ujarnya. 

 

Kendati demikian, berdasarkan beberapa diskusi dan aspirasi yang disampaikan oleh para pelaku UMKM, program kredit dagulir diharapkan bisa diakselerasikan kembali dengan konsep perbankan syariah. Sebab, skema dagulir dengan bunga berkisar dari 3 sampai 6 persen, dinilai terlalu memberatkan pelaku UMKM. 

 

Peraih suara terbanyak pada Pemilu 2019 itu menuturkan, banyak pelaku UMKM di Jatim, khususnya di Madura, yang berharap aspirasi tentang penerapan kebijakan syariah pada program kredit dagulir itu bisa terlaksana. Harapannya, bunga yang diterapkan bisa lebih rendah. 

 

Oleh karenanya, dirinya berharap gagasan program kredit dagulir berbasis syariah itu, bisa dikaji lebih mendalam. Jika gagasan tersebut bisa menambah manfaat dalam memajukan ekonomi kerakyatan, Aliyadi mendorong kredit dagulir syariah bisa diterapkan di Jawa Timur. 

 

“Masyarakat kita kan agamis, kemungkinan gagasan untuk menerapkan kredit dagulir berbasis syariah itu, untuk menyeleraskan program pemerintah dengan ketentuan-ketentuan pinjaman dana sesuai syariah, serta menekan bunga pinjaman agar lebih rendah,” ucap pria asal Sampang ini.


Parlemen Terbaru