• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Parlemen

DPRD Jatim: Tugas Pemprov Saat Ini Pulihkan Ekonomi Warga

DPRD Jatim: Tugas Pemprov Saat Ini Pulihkan Ekonomi Warga
Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Hj Aida Fitriati. (Foto: NOJ/JPs)
Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Hj Aida Fitriati. (Foto: NOJ/JPs)

Surabaya, NU Online Jatim

Perkembangan cukup membanggakan diraih Propinsi Jawa Timur dalam penanganan virus Corona.. Bahkan propinsi ini dinilai Presiden Joko Widodo sebagai kawasan yang sukses menekan penularan Covid-19 bersama Sulawesi Selatan. Hingga hari ini sudah tidak ada lagi Kabupaten/Kota di Jatim yang berstatus zona merah.

 

Terkait keberhasilan Gubernur Khofifah berikut jajarannya mengendalikan pandemi Covid-19 mendapat apresiasi anggota DPRD Jatim, Hj Aida Fitriati. Namun anggota parlemen asal daerah pemilihan Jatim III (Kota-Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo) itu mengingatkan, saat ini yang tak kalah mendesak adalah upaya pemulihan ekonomi masyarakat.

 

"Saya berharap optimalisasi peran pemerintah dalam memulihkan ekonomi yang terpuruk selama hampir 8 bulan ini," kata politisi PKB asal Pasuruan yang akrab disapa Ning Fitri itu, Senin (9/11/2020).

 

Perempuan yang juga Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Pasuruan ini menilai perlu adanya relaksasi akses permodalan kepada pelaku usaha sektor UMKM, pertanian dan perkebunan dari pemerintah. Sebab, para pelaku usaha harus menata kembali usaha mereka pasca diterpa resesi ekonomi yang merupakan imbas pandemi Covid-19.

 

Ning Fitri juga mendukung kebijakan pemerintah memperbanyak proyek padat karya dalam penggunaan dana desa. Dengan begitu, selain bisa menikmati hasil pembangunan yang berasal dari dana desa, masyarakat pun bisa merasakan manfaat langsung dari upah yang diterima sebagai pekerja proyek.

 

"Proyek padat karya banyak membantu masyarakat desa yang selama pandemi kehilangan penghasilan. Mereka bisa merasakan manfaat secara langsung, baik jangka panjang mau pun jangka pendek," urai cucu pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah ini.

 

Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini mengungkapkan, meski pemulihan ekonomi menjadi prioritas, pemerintah dan masyarakat tetap memperketat pemberlakuan disiplin protokol kesehatan. Terlebih sampai saat ini belum ada vaksin anti virus Corona.

 

Anggota Komisi E DPRD Jatim ini berharap masyarakat tidak lengah dengan semakin terkendalinya virus Corona. Sebab, meskipun sedikit, tapi potensi penularan tetap masih ada.

 

"Saya ingatkan masyarakat tetap disiplin melaksankan protokol kesehatan, jangan lengah. Tetap mencuci tangan, pakai masker dan jaga jarak," pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah


Editor:

Parlemen Terbaru