• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Parlemen

Gaji Nakes Ponkesdes Belum Cair, Ketua F-PKB Jatim Akan Interupsi Gubernur

Gaji Nakes Ponkesdes Belum Cair, Ketua F-PKB Jatim Akan Interupsi Gubernur
Fauzan Fuadi, Ketua F-PKB DPRD Jatim. (Foto: NOJ/istimewa)
Fauzan Fuadi, Ketua F-PKB DPRD Jatim. (Foto: NOJ/istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim

Tenaga Kesehatan (Nakes) Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) se-Jawa Timur hingga saat ini masih belum menerima gaji. Keterlambatan gaji ini imbas dari refokusing dana, akibat pandemi Covid-19.

 

Diketahui, gaji Nakes Ponkesdes se-Jawa Timur tidak terbayarkan dari Januari hingga April 2021. Kejadian ini pun menuai kritik dari berbagai kalangan, tak terkecuali Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jatim, Fauzan Fuadi. Ia meminta gaji para Nakes Ponkesdes segera dicairkan.

 

"Saya minta gaji para nakes di Ponkesdes segera dicairkan. Kasian, pemerintah seharusnya berfikir, tenaga Ponkesdes adalah ujung tombak kita di lapangan. Jangan sampai kesejahteraan mereka diabaikan. Jangan kesampingkan haknya," kata Fauzan saat dikonfirmasi, Kamis (27/05/2021).

 

Anggota Komisi C DPRD Jatim ini menuturkan, keterlambatan gaji tersebut juga pernah terjadi tahun 2020, artinya kejadian ini terulang kembali di tahun 2021.

 

Ia pun sangat menyayangkannya. Sebab, keuangan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim saat ini cukup untuk menggaji para Nakes di Ponkesdes. Oleh karenanya, tidak ada alasan untuk menunda pencairan gaji tersebut. 

 

"Kenapa tahun ini harus terulang kembali. Saya amat sangat menyayangkan. Padahal, konsekuensi mereka sangat besar. Uang kita ada kok. Kenapa gaji Nakes Ponkesdes tidak pernah tepat waktu? Malu dengan kabupaten, mereka anggarannya sudah siap, kita masih berbelit-belit entah kenapa," tuturnya. 

 

Fauzan yang juga mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini menganggap, Pemprov Jatim lalai terhadap kesejahteraan para tenaga kesehatan. "Apa mau nunggu ribuan Nakes Ponkesdes itu unjuk rasa dulu ke Grahadi?," ungkap Fauzan. 

 

Sebagai anggota DPRD Jatim, ia pun berkomitmen akat terus mengawal hingga gaji benar-benar di tangan para Nakes Poskendes. 

 

Tidak hanya itu, bahkan, ia pun tidak segan akan memberikan interupsi langsung kepaga Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat acara paripurna di gedung DPRD Jatim, jika pencairan gaji ini tidak segera terselesaikan.

 

"Saya sendiri tidak akan segan interupsi dan tanyakan persoalan ini langsung di paripurna DPRD Jatim yang dihadiri oleh Gubernur, jika masih berlarut-larut terus," tegas Fauzan. 

 

Bendahara Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jatim ini berharap, untuk bulan selanjutnya tidak ada lagi keluh Nakes Ponkesdes karena keterlambatan terhadap gaji. Ia meminta Khofifah utamakan hal tersebut.

 

"Saya berharap hal ini tidak terulang kembali di bulan-bulan mendatang," pungkasnya.


Parlemen Terbaru