• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Parlemen

Sebelum Paripurna, Politisi PKB Jatim Pimpin Doa untuk Kiai Nawawi

Sebelum Paripurna, Politisi PKB Jatim Pimpin Doa untuk Kiai Nawawi
Aliyadi Mustofa saat sidang paripurna. (Foto: NOJ/Totok)
Aliyadi Mustofa saat sidang paripurna. (Foto: NOJ/Totok)

Surabaya, NU Online Jatim

Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Aliyadi Mustofa pimpin doa bersama yang dikhususkan untuk almarhum KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil Sidogiri, Pasuruan yang wafat pada Ahad (13/6/2021) kemarin. 

 

Doa untuk Kiai Nawawi digelar sebelum rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2020 selesai.

 

“Mohon maaf, izinkan kami pada forum ini akan memandu pembacaan surah Al Fatihah yang pahalanya kita haturkan kepada Almukarrom KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri yang sudah menghadap Allah SWT kemarin,” kata Aliyadi, di ruang paripurna DPRD Jawa Timur, Senin (14/06/2021) .

 

Politisi Partai Kebangkitan bangsa (PKB) itu menilai bahwa Kiai Nawawi adalah ulama besar dan kharismatik di Jawa Timur. Sebagai ulama sepuh, Kiai Nawawi menjadi rujukan kiai-kiai muda di Indonesia khususnya di Jawa Timur.

 

“Almarhum adalah ulama besar panutan umat yang tetap tawadlu’ dan zuhud atau sederhana, tidak membeda-bedakan antar sesama,” ungkapnya.

 

Di mata Aliyadi, Kiai Nawawi merupakan orang yang ikhlas sehingga mudah diterima semua kalangan. Terbukti, banyak tokoh-tokoh nasional datang dan silaturahmi kepadanya semasa hidup. Hal ini menandakan betapa hebat pengaruhnya dalam mencerdaskan anak bangsa. 

 

“Kiai Nawawi selalu mendidik umat dengan rasa kasih sayang dan ikhlas,” ujarnya.

 

Sebelumnya, PKB Jawa Timur  secara khusus telah menginstruksikan kadernya melaksanakan shalat gaib serta pembacaan Yasin dan tahlil di masing-masing daerah sebagaimana instruksi PBNU.

 

“Sebagai partai yang dibidani NU, kami taat instruksi PBNU dan siap melaksanakan,” terang Fauzan Fuadi, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jawa Timur.

 

Sebab selama ini, Kiai Nawawi bagi PKB adalah guru sekaligus orang tua yang selalu memberikan wejangan kepada kami yang berada di partai.

 

“Yang jelas kami sangat kehilangan Kiai Nawawi, orang tua kami, Alfatihah,” pungkasnya.

 

Editor: Risma Savhira


Parlemen Terbaru