• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Pemerintahan

Ratusan UMKM Padati Gedung DPRD di Perayaan Hari Jadi Ponorogo

Ratusan UMKM Padati Gedung DPRD di Perayaan Hari Jadi Ponorogo
Sunarto, Ketua DPRD Ponorogo di hadapan pelaku UMKM. (Foto: NOJ/Arisel WA)
Sunarto, Ketua DPRD Ponorogo di hadapan pelaku UMKM. (Foto: NOJ/Arisel WA)

Ponorogo, NU Online Jatim
Ada yang baru pada puncak perayaan hari jadi Kabupaten Ponorogo yang ke-526 tahun di tahun 2022, Kamis (11/08/2022). Karena setidaknya ada 120 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) turut dilibatkan pada kegiatan yang dipusatkan di depan gedung DPRD Ponorogo, sebelah timur alon-alon tersebut. 


Sunarto Ketua DPRD Ponorogo menjelaskan, substansi dari keterlibatan UMKM adalah pengimplementasian jargon pemerintah dalam memberdayakan masyarakat. 


"Dengan membeli produk dalam negeri, inilah sebetulnya implementasi di daerah," katanya.


Selaras dengan hal itu, pihaknya tidak serta merta dalam rangka mempromosikan. Namun hal ini juga diharapkan mampu memberikan pendidikan politik yang mana di dalamnya terdapat unsur kejujuran.


"Kita sampaikan pada seluruh pedagang tidak pernah melakukan pengecekan. Yang penting dengan budget sekian, silahkan  bapak-ibu boleh menyediakan atau tidak. Namun, kita tetap menurunkan tim yang mereka tidak tahu. Dan alhamdulillah insyaallah semuanya bertanggung jawab dengan luar biasa," terangnya.


Ia melanjutkan, hal serupa seperti ini harapannya dapat terealisasi. Juga menjadi role ke depannya di tingkat pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, hingga tingkat desa. Bahwa jika ada event serupa dapat turut memberdayakan UMKM di sekitarnya.


"Kita harapkan pemerintah hadir tidak hanya dalam pembinaan tetapi tidak konkrit. Namun dapat dalam hal seperti ini yang memang sederhana tapi konkrit," tuturnya.


Dirinya menambahkan, para pedagang tidak diberikan batasan terkait produk yang dijual dalam event kali ini. Mereka diberikan keleluasaan dalam menjual berbagai produk yang keseharian biasa dipasarkan.


"Kita kasih 1 juta per-UMKM dengan transport 200 ribu. Jadi, sudah kita hitung supaya UMKM yang hadir ini juga tidak rugi," pungkasnya. (Adv)
 


Editor:

Pemerintahan Terbaru