• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Pendidikan

Muskerwil HPN Jatim, Rektor Unisma: Selaraskan Dunia Usaha dan Industri

Muskerwil HPN Jatim, Rektor Unisma: Selaraskan Dunia Usaha dan Industri
Unisma menjadi tuan rumah Muskerwil PW HPN. (Foto: NOJ/MJ)
Unisma menjadi tuan rumah Muskerwil PW HPN. (Foto: NOJ/MJ)

Malang, NU Online Jatim
Universitas Islam Malang (Unisma) ikut mensukseskan gelaran dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kota/Kabupaten se-Jawa Timur pada 26-28 November 2021.

 

Rektor Unisma, Prof Maskuri mengatakan, kegiatan yang bertempat di Unisma itu digelar terbatas dengan penerapan protokol kesehatan ketat diikuti 38 Pengurus Cabang HPN se-Jawa Timur.

 

Pihaknya menyambut baik adanya agenda ini. Karena, baik HPN maupun Unisma dirasa memiliki visi yang sama yakni meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk turut mendukung penguatan ekonomi nasional. Semangat HPN juga dinilai selaras dengan tekad Unisma untuk berkontribusi di segala aspek dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

 

"Unisma sangat fleksibel. Apalagi ini berperan penting untuk implementasi MBKM karena tentunya akan menyeleraskan dengan dunia usaha dan dunia industri," kata Prof Maskuri.

 

Menurut pria yang pernah ikut program Short Course di Canada itu mengaku, Unisma adalah kampus yang getol menanamkan jiwa kewirausahaan. Maka, kampus hijau tersebut bertekad membangun pembelajaran yang tak hanya di dalam kelas, namun juga terjun langsung di lapangan.

 

Sehingga baik antara kampus, dunia usaha atau industri maupun dua lembaga saling mendukung dengan konsep-konsep yang kaitannya dengan riset, pengabdian masyarakat.  

 

"Di sinilah dibutuhkan satu ilmu untuk mewujudkan kekuatan yang luar biasa dalam meraih apa yang dicita-citakan," bebernya.


 
Alumnus Pesantren Langitan Tuban ini menambahkan harapannya dapat menjadi sarana untuk membangkitkan usaha di lingkungan Nahdliyyin. 

 

Selanjutnya, warga NU bukan sekedar berorientasi pada pendidikan, keagamaan, kesehatan, tapi juga dalam bidang ekonomi. Dalam hal ini Unisma bisa menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM). Karena kampus memberikan pembelajaran akademik guna pengembangan wawasan kewirausahaan.

 

"Apalagi semangat Unisma juga dibangun dengan jiwa enterpreneur," tutupnya.

 

Sebagai informasi, saat ini HPN Jawa Timur telah ada di di 22 provinsi, 150 kabupaten/kota yang ada sejak didirikan pada 2011 lalu di Surabaya.

 

Sementara, menurut Ketua Pengurus Wilayah (PW) HPN Jatim, H Misbahul Munir mengungkapkan, kegiatan ini memiliki agenda utama untuk konsolidasi bersama semua pengurus. Membahas isu strategis peningkatan ekonomi baik nasional maupun internasional.

 

Lain halnya, Ketua Umum DPP HPN, Abdul Kholik menjelaskan, HPN menjadi lokomotif kaum Nahdliyin karena salah satu ukuran keberhasilan negara ditentukan dari banyaknya enterpreneur. Kemudian sebagai peningkatan ekonomi serta membentuk ekosistem yang terus tumbuh positif.

 

"Lewat Muskerwil harus bisa menghasilkan sesuatu yang nantinya bisa menjadi masukan dalam Muktamar NU tentang bagaimana strategi pemberdayaan ekonomi kaum Nahdiyin," tandasnya.


Pendidikan Terbaru