• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Pendidikan

SLOMPN Unesa Terjunkan 7 Atlet dalam Kejurnas Indonesia Open Aquatik

SLOMPN Unesa Terjunkan 7 Atlet dalam Kejurnas Indonesia Open Aquatik
Atlet renang SLOMPN Unesa. (Foto: NOJ/Unesa)
Atlet renang SLOMPN Unesa. (Foto: NOJ/Unesa)

Surabaya, NU Online Jatim
Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali berpartisipasi di bidang olahraga tingkat nasional. Setelah berhasil memborong 30 emas dan meraih juara umum dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Walikota Yogyakarta, atlet renang Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN) Unesa kembali terjun mengikuti Kejurnas Indonesia Open Aquatik Championsip di Jakarta.


Bilqish Wijiningtyas Nurma dan tim akan terjun dalam event yang digelar mulai tanggal 12 hingga 15 Desember 2023 tersebut.

 

“Untuk saat ini, kami sedang melakukan persiapan menyambut Indonesia Open Aqutik Championship,” kata pelatih SLOMPN Unesa Bayu Maulana ketika dikonfirmasi Kamis (07/12/2023).


Dia mengatakan, dalam ajang tersebut, tim SLOMPN Unesa akan menerjukan 4 atlet putri dan 3 atlet putra. Agar meraih hasil maksimal dalam event tersebut, pihaknya mengintruksikan para atlet menjaga disiplin dan perfoma dalam latihan. “Persiapan dilakukan untuk lebih fokus jaga performa waktu latihan menghadapi perlombaan,” tambahnya.


Menurut Bayu, event yang diikuti anak didiknya tersebut tergolong bergengsi. Karena itu, dia memprediksi persaingan akan berlangsung ketat. Dia berharap anak didiknya tampil lebih baik dari event di Kejurnas Piala Walikota Yogya lalu.


“Terutama, evaluasi kemarin di Jogja sebagai bahan evaluasi untuk lomba Indonesia Open lebih baik. Karena ini termasuk event bergengsi,” tambahnya.


Meski demikian, dalam setiap kesempatan, Bayu hanya mengintruksikan anak didiknya bermain maksimal tanpa memasang target harus merebut medali. Dia menyadari, persaingan akan semakin ketat, karena itu para atlet harus tampil bagus dan maksimal agar bisa meraih medali emas.


“Bukan perihal emas perak perunggu, tapi masalah psikologis harus dipersiapkan agar tidak mempengaruhi performa atlet saat lomba Indonesia Open nanti,” tambahnya.


Dia hanya mengintruksikan, anak didiknya menjaga konsistensi catatan waktu dari setiap kejuaraan yang diikuti.


“Kalau dapat emas perak perunggu dan perenang terbaik hanya bonus, yang terpenting perkembangan dan konsistensi catatan waktu setiap latihan dan perlombaan,” tambahnya.


Bayu juga mengapresiasi peningkatan kemampuan fisik dan mental para atlet. Mereka tetap tampil prima dan bisa membuktikan prestasinya dalam setiap event Kejurnas.
“Sudah saya persiapkan cukup lama perihal ini, jadi sekarang hanya menambahkan dan mengingatkan agar mental mereka tetap dalam performa terbaik,” pungkasnya.


Pendidikan Terbaru