Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Gus Shohib, Tokoh Muda NU yang Sukses Menggeluti Media

Gus Shohib, Tokoh Muda NU yang Sukses Menggeluti Media
Menerima penghargaan dari Bupati Pasuruan sebagai jurnalis inspiratif peduli lingkungan. (Foto: NOJ/M Kholidun)
Menerima penghargaan dari Bupati Pasuruan sebagai jurnalis inspiratif peduli lingkungan. (Foto: NOJ/M Kholidun)

Pasuruan, NU Online Jatim

Shohibul Hujjah adalah salah satu tokoh muda Nahdlatul Ulama asal Kota Pasuruan yang dikenal sukses bergelut di dunia industri media. Pria kelahiran Pasuruan 28 April 1988 ini juga merupakan putra keempat dari pasangan KH Madiyani Iskandar (alm) dan Hj Suaibah Shihab yang sudah aktif menulis sejak masih bangku SD. Dan tulisan pertamanya yang berjudul ‘Andai Aku Jadi Wakil Rakyat’ dimuat di majalah nasional Fantasi (majalah khusus anak-anak dan remaja).

 

"Saya sejak masih madrasah ibtidaiyah (setara SD) sudah aktif menulis. Dan alhamdulillah tulisan perdana saya dulu saat MI udah pernah tayang di media nasional. Ketika sudah tayang senengnya luar biasa. Apalagi dapat hadiah berupa kaos dan uang dari media tersebut," kata Gus Shohib kepada NU Online Jatim, Jumat (08/01/2021).

 

Kegemarannya dalam tulis menulis membuat dirinya tertantang untuk fokus pada dunia jurnalistik. Sehingga ia mendapat kepercayaan oleh salah satu gurunya di SMK Negeri 1 Pasuruan, untuk mengelola Majalah Terbit.

 

Selepas SMK, Shohib melanjutkan studi S1-nya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan mengambil jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Di kampus ini ia kembali mendapat kepercayaan dari para senior dan temannya untuk menjadi pemimpin redaksi (Pimred) buletin kampus ‘Allitisal’ dan Pimred buletin ‘Muara’.

 

Usai meraih gelar sarjana, Shohib pulang ke kampung halamannya di Pasuruan. Ia menjadi wartawan di harian Jawa Pos Radar Bromo. Namun, tak sampai lama pindah menjadi wartawan TV9 Nusantara. Setelah itu pindah menjadi wartawan di Beritajatim.com.

 

Usai malang melintang di berbagai media mulai dari media cetak, televisi, dan online. Shohib memantapkan diri untuk mendirikan media online Kabarpas.com bersama sang kakaknya, Moch Syarif Hidayatullah.

 

Dari sinilah, karir Shohib mulai menanjak. Ia kerap kali mendapat undangan untuk menjadi narasumber di acara seminar dan workshop mulai dari tingkat lokal hingga nasional. Bahkan, nama Shohib mulai masuk dalam pemberitaan di beberapa media televisi, cetak, hingga online.

 

Tak hanya itu, karir Shohib yang kian melambung membuat dirinya mulai mendapat jabatan tertinggi di berbagai organisasi. Di antaranya yaitu Korda Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Malang Raya, Ketua LTN PCNU Kota Pasuruan, Wakil Ketua Dewan Kebudayaan Pasuruan, Sekretaris Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Pasuruan, Dewan Pakar Dunia Santri Community, dan Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan Raya.

 

Pria yang juga Direktur Utama Kabarpas.com itu selain hobi menulis artikel, juga hobi menulis puisi. Beberapa puisi karyanya pun pernah mendapat juara dan pernah dibacakan oleh penyiar di Radio Ramapati fm. Dan karena kegemarannya menulis puisi-puisi tentang cinta, oleh salah satu guru di SMK Negeri 1 Pasuruan ia dijuluki Pujangga Cinta. Sehingga ia pun kemudian membuat nama pena dirinya menjadi Shohib Cinta. Bahkan, saat ini ia menjadi konsultan cinta dalam program acara “Virus Cinta” di Radio Warna 93,6 FM. 

 

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim