Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ranting LAZISNU di Sidoarjo Targetkan Miliki Ambulans untuk Layani Dluafa

Ranting LAZISNU di Sidoarjo Targetkan Miliki Ambulans untuk Layani Dluafa
Suasana Raker UPZIS Ranting Prasung Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (16/01/2021). (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).
Suasana Raker UPZIS Ranting Prasung Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (16/01/2021). (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Pengurus Unit Pengelola  Zakat, Infak, Sedekah (UPZIS) LAZISNU Ranting Prasung  Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat kerja (Raker) di salah satu villa di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (16/01/2021).

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus LAZISNU Ranting Prasung, beberapa pengurus NU Care-Lembaga Amil Zakat Infak, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Sidoarjo, UPZIS LAZISNU Majelis Wakil Cabang (MWC) Buduran, dan undangan lainnya. Kendati demikian, peserta yang hadir wajib menerapkan protokol kesehatan.

 

Sekretaris NU Care-LAZISNU Sidoarjo Chasib Hizbullah dalam sambutannya memberikan apresiasi atas keberhasilan yang telah diraih oleh LAZISNU Ranting Prasung saat ini hingga dijadikan contoh bagi sekitar 350 LAZISNU ranting yang tersebar di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.

 

“Untuk pelaporan ke NU Care-LAZISNU Kabupaten Sidoarjo, LAZISNU ranting yang paling komplit adalah Ranting Prasung. Laporan adalah bagian khidmah kita di LAZISNU, karena kita mendapatkan SK atau amanah adalah dengan memberikan laporan dan ini patut dipertahankan serta dikembangkan lagi, program-program kerjanya juga sangat bagus,” kata Chasib .

 

Sementara itu, Ketua LAZISNU Ranting Prasung Abdul Mujib menerangkan hasil Raker yang telah disepakati oleh seluruh pengurus. Diantaranya penguatan pada beberapa program, khususnya  tentang pedoman manajemen penyaluran dalam bidang pendidikan serta sosial keagamaan.

 

“Pemaparan materi SWOT yang disampaikan oleh penasehat manajemen LAZISNU Ranting Prasung Feri Kuswanto telah membuka wawasan tim penggerak S3, bahwa ternyata Ranting Prasung memiliki beberapa kekuatan yang bisa menjadi pondasi kuat berjalannya program LAZISNU,” terangnya.

 

Yakni sinergitas yang sudah menyatu serta dukungan dan kepercayaan dari masyarakat maupun Pemerintah Desa (Pemdes), tinggal bagaimana upaya pengurus dalam menghadapi tantangan ke depan. Beberapa program yang menjadi prioritas pengurus pada tahun 2021 antara lain penataan manajemen lembaga, meningkatkan kapasitas fundraising di tahun 2021 mencapai angka 350 juta.

 

“Kemudian rencana pengadaan mobil sehat ambulans pada triwulan ketiga tahun 2021, serta memberikan stimulus atau modal usaha untuk menuju lembaga serta Banom NU yang mandiri,” tandasnya.

 

Lebih lanjut Mujib menambahkan, dalam waktu dekat LAZISNU Ranting Prasung akan meresmikan mobil layanan umat yang baru dibeli beberapa waktu lalu dan saat ini masih disusun standar prosedur pelayanannya. Keberadaan mobil layanan umat tersebut sebagai jawaban yang diberikan oleh pengurus Ranting NU Prasung guna memenuhi kebutuhan warga.

 

“Khususnya bagi dluafa yang membutuhkan untuk berbagai keperluan mereka, seperti mengantarkan orang sakit dan lain sebagainya. Disamping itu juga menjadi alat transportasi untuk lembaga dan Banom saat menghadiri kegiatan di luar Kecamatan Buduran,” imbuhnya.

 

Dijelaskannya, perolehan rata-rata gerakan Koin NU melalui program “Sedekah Sedino Sewu” (S3) periode Bulan Juli-Desember 2020 sekitar 15 juta per bulan, dengan jumlah kaleng yang dibagikan ke warga sebanyak 933 dan  49 orang donatur tetap.

 

“Kami menargetkan perolehan dari gerakan S3 untuk tahun 2021 sebesar 23-26 juta per bulan dengan meningkatkan jumlah kaleng yang dibagikan ke warga sebanyak 1200 kaleng serta peningkatan jumlah donatur menjadi 85 orang,” ungkapnya.

 

 

Menurutnya, potensi fundraising atau sumber penggalangan dana yang dimiliki LAZISNU Ranting Prasung tidak hanya berbasis kaleng Koin NU dan donatur saja.

 

“Oleh karena itu, pengurus sudah merencanakan beberapa inovasi dan program terkait potensi pos fundraising lainnya tersebut,” pungkasnya.

 

Editor: Romza

F1 Promosi Iklan