Home Metropolis Warta Pendidikan Malang Raya Pemerintahan Madura Parlemen Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Mitra Pustaka

Melihat Nuansa Maulid Nabi di Kawasan Mimika, Papua

Melihat Nuansa Maulid Nabi di Kawasan Mimika, Papua
Para juara pada lomba memeriahkan Konferensi Cabang Fatayat NU Mimika, Papua. (Foto: NOJ/ISt)
Para juara pada lomba memeriahkan Konferensi Cabang Fatayat NU Mimika, Papua. (Foto: NOJ/ISt)

Mimika, NU Online Jatim

Peringatan maulid tahun ini terasa spesial bagi Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Mimika, Papua. Hal itu lantaran maulidurrasul sebagai pembuka dan penutup acara Konferensi Cabang pertama Fatayat NU Mimika.


Rangkaian maulidurrasul diisi dengan festival shalawat untuk dewasa dan remaja yang diadakan di gedung An-Nahdliyyah Kompleks Masjid Al-Ikhlas SP2. Acara diikuti oleh 10 grup shalawat.


 "Kami senang sekali dengan semangat ibu-ibu muslimat rasa Fatayat NU ini,” kata Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Mimika, H Imam Mawardi, Rabu (13/10).

 

Dikemukakan bahwa kendati dari sisi usia sudah sepuh, tapi semangat dan kegiatan yang dilakukan sangat bagus tidak ubahnya pemudi alias fatayat. 

 

Pada kesempatan tersebut dirinya juga mengajak semua pihak memberikan dukungan bagi rencana Konferensi Cabang Fatayat NU yang akan diadakan dalam waktu dekat. Demikian juga kegiatan akan dilangsungkan di kantor NU setempat.

 

“Insyaallah kantor NU sudah siap untuk digunakan," terangnya.


Sedangkan Wakil Ketua PCNU Mimika, Sugiarso mengajak peserta festival shalawat bukan ajang mencari juara. “Tetapi niatnya adalah mengagungkan dan senang atas kelahiran Nabi dan bershalawat sebanyak banyaknya. Juga kita niatkan untuk memperkuat silaturahim dan media berlatih kemampuan," katanya yang juga didaulat sebagai juri. 

 

Tampil sebagai pemenang shalawat kategori dewasa kelompok shalawat Pimpinan Ranting Fatayat NU Naena Muktipura dan kelompok shalawat remaja Miftahul Jannah dari Kampung Kadun Jaya

 

Perlombaan selanjutnya dilaksanakan pada 5 Oktober di mushala Daud Kholifatulloh. Peserta mengambil undian makra' lomba dan dibaca dengan tartil. 

 

“Tajwid, makraj, lagu, dan adab menjadi aspek penilaian kami," terang Ustadz Hasyim Asy'ari yang didaulat sebagai juri.


Berikutnya dilanjutkan lomba adzan, bilal Jumat dan puisi di masjid An-Nur, daerah Soponyono, Kampung Wonosari Jaya. Tampil sebagai juara adzan dari pesisir Mimika, adik Abian dari Kampung Pomako. 

 

"Suaranya lembut dan asli tidak meniru siapa-siapa. Saya belum pernah mendengar cengkok nada ini," kesannya.


Sedangkan untuk juara bilal Jumat, dijadwalkan akan disampaikan di masjid lingkungan sekitar. Hal tersebut untuk membuat masjid lebih berkembang.


Sementara itu, saat mengumumkan pemenang, plt Ketua Fatayat NU Mimika, Erni Susanti meminta peserta untu siap siap. 

 

"Kami harap semua juara untuk berlatih dan bersiap guna tampil di acara konferensi cabang dan puncak acara maulidurrasul dan festival tumpeng di Pondok Pesantren Darussalam Mimika," katanya.


Ada banyak kesan yang dirasakan oleh peserta festival dan lomba.


"Kami saat tampil ikut lomba rasanya tidak lomba karena semuanya ikut bershalawat. Rasanya senang sekali. Jadi menang kalah bukan tujuan kami," kata Biyung, sebuah sebutan khas untuk ketua Majelis Taklim Muthmainnah yang anggotanya sudah berusia sepuh.
 

Terkait

Rehat Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

Terkini