• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Tapal Kuda

12 Ribu Santri Madin Se-Lumajang Ikuti Ujian Nishfu Bersama RMINU

12 Ribu Santri Madin Se-Lumajang Ikuti Ujian Nishfu Bersama RMINU
Santri di salah satu Madin Kabupaten Lumajang mengikuti ujian nishfu bersama. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)
Santri di salah satu Madin Kabupaten Lumajang mengikuti ujian nishfu bersama. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)

Lumajang, NU Online Jatim

Sebanyak 12 ribu santri Madrasah Diniyyah (Madin) se-Kabupaten Lumajang serentak mengikuti Ujian Nishfu Bersama (UNB) yang digelar Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma'ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini berlangsung sejak Sabtu (24/09/2022) hingga Kamis (29/09/2022) secara terpisah di Madin masing-masing.


Ketua PC RMINU Lumajang, KH Ahmad Dzunnajah memgatakan, sebanyak 12 ribu santri tersebut hanya dari tingkat kelas 1 sampai kelas 4 Awwaliyyah dengan kategori santri Madin selain pesantren. Karena Madin Pesantren biasanya memiliki waktu tersendiri mengenai teknis ujiannya.


"Dan 100 persen Madin di luar pesantren turut berpartisipasi pada UNB kali ini. Alhamdulillah dengan demikian Madin-madin di bawah naungan RMINU tidak sulit-sulit membuat soal sendiri, tinggal pesan saja ke kami sudah selesai," jelas tokoh yang biasa disapa Gus Dzun ini.


UNB diadakan berdasarkan banyak usulan pengurus Madin. Menurut Gus Dzun, butuh persiapan matang dan menyamakan persepsi. Dua bulan sebelumnya tim UNB telah melakukan pendataan-pendataan melalui Koordinator Kecamatan (Kortan) setempat.


"Mendaftar lewat google foom yang sudah  disebar, kemudian Kortan merekap jumlah peserta ujian dan disetor kepada panitia UNB kabupaten. Sebelumnya kami menyiapkan tim penyusun kisi-kisi dan soal dengan materi yang disesuaikan dengan kurikulum yang ada," ungkap pengasuh Pondok Pesantren Maher Ar-Riyadl Desa Barat Padang Lumajang ini.


Sebelumnya, RMINU Lumajang hanya mengadakan Ujian Akhir Bersama (UAB) saja. Dan hal itu, kata Gus Dzun, ternyata membuat banyak santri Madin mengeluh karena merasa tidak ada pembiasaan sebelumnya. Maka UNB ini sebagai pintu awal santri agar terbiasa saat mengikuti UAB nantinya.


"Ke depannya semua Madin bisa lebih siap dan lebih semangat dalam belajar karena semua nilai akan dirilis dalam rapot, dan UNB ini juga dimonev Kementrian Agama Lumajang. Kami berharap program ini terus berjalan dengan baik di tahun-tahun yang akan datang," imbuhnya.


Selain itu, Gus Dzun menginformasikan RMINU Lumajang pada bulan Oktober mendatang juga akan mengadakn banyak acara menarik dalam rangka Hari Santri Nasional. Di antaranya Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) dan Madin Award.


"Juga ada pembacaan Nadhom Aqidatul Awam secara kolosal di Alun-alun Lumajang yang insyaallah diikuti 5000 santri Madin di luar pesantren," tandasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru