• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Tapal Kuda

Hilangkan Jenuh, Penyintas APG Semeru Liburan di Pantai

Hilangkan Jenuh, Penyintas APG Semeru Liburan di Pantai
Relawan bersama penyintas APG Semeru mengadakan trauma healing di pantai. (Foto: NOJ/Imam Malik H)
Relawan bersama penyintas APG Semeru mengadakan trauma healing di pantai. (Foto: NOJ/Imam Malik H)

Lumajang, NU Online Jatim
Para relawan yang tergabung dalam Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) dari beberapa kota mengadakan trauma healing kepada penyintas APG (Awan Panas Guguran) Semeru. Kegiatan dipusatkan di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-awar Lumajang, Ahad (30/01/2022).
 

“Acara ini selain refreshing, juga bertujuan membangkitkan kembali, lupa akan kejadian dan bisa memulihkan psikologi mereka agar normal kembali untuk berpikir jernih bagaimana kehidupan ke depan,” kata Abdul Majid Riduwan, Ketua PC LPBINU Kabupaten Lumajang.
 

Kegiatan diikuti sekitar 48 kepala keluarga dari berbagai dusun dan desa di Kecamatan Candipuro dan Prononjiwo, Lumajang. 
 

“Alasan dilakukan trauma healing di pantai untuk refreshing dari jenuh dan rasa bosan selama di posko pengungsian,” kata Gus Riduwan.
 

Kegiatan sekaligus memperingati hari lahir ke-96 NU. Apalagi tampak tergabung dari berbagai badan otonom NU mulai dari IPNU-IPPNU, Sanggub (Santri Tangguh Bencana), serta dari Pengurus LPBINU di Kabupaten Lumajang, Bangil, dan Kota Denpasar.
 

“Di Tahun 2022 alhamdulillah bisa merayakan Harlah ke-96 NU bersama warga penyintas APG Gunung Semeru. Agar mereka senang, menghilangkan penat, jenuh, dan bisa bangkit kembali,” ungkapnya.
 

Pantai Watu Pecak menjadi tempat wisata yang banyak didatangi penyintas APG Semeru. Apalagi tidak sedikit dari mereka baru sekali datang ke pantai tersebut. Dan jumlah keluarga yang ikut dalam acara ini seratus orang lebih yang dinaikkan odong-odong atau kereta kelinci menuju pantai.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru