• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 5 Desember 2022

Tapal Kuda

NU Peduli Semeru

Terbaru, RMINU Lumajang Kirim Guru Ngaji di Kawasan Semeru

Terbaru, RMINU Lumajang Kirim Guru Ngaji di Kawasan Semeru
Rapat koordinasi bersama digelar PC RMINU Lumajang untuk mengirim guru ngaji. (Foto: NOJ/Sufyan A)
Rapat koordinasi bersama digelar PC RMINU Lumajang untuk mengirim guru ngaji. (Foto: NOJ/Sufyan A)

Lumajang, NU Online Jatim
Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma'ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Lumajang menggelar rapat koordinasi bersama. Kali ini melibatkan beberapa pengurus Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Madrasah Diniyah (Madin) sekitar wilayah terdampak Awan Panas Guguran (APG) Semeru. Kegiatan digelar Ahad (09/01/2022) di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Lumajang.
 

Acara yang turut dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang ini untuk menyampaikan rencana pengiriman guru ngaji. Yakni di wilayah terdampak APG Semeru, serta menampung aspirasi pengurus Madin dan TPQ di sana.
 

"Alhamdulillah kepala TPQ dan madrasah diniyah yang di Desa Sumberwuluh menyambut baik dengan adanya program relawan guru ngaji ini," kata Gus Kun Muhandis, Sekretaris PC RMINU Lumajang kepada NU Online Jatim.
 

Saat ini yang sangat dibutuhkan antara lain adalah guru ngaji. Mengingat ada beberapa TPQ dan madin yang banyak menampung santri penyintas erupsi Semeru. Selain itu, pengurus madin dan TPQ di sana meminta ada namborisasi dan bendera NU dapat dipasang.
 

"Info yang masuk ada 60 TPQ dan madin yang menampung santri terdampak, nanti kita akan tindak lanjuti. Saat ini kami terus melakukan pendataan baik jumlah santri dan kebutuhan-kebutuhannya," imbuh pengasuh Pesantren Al-Wadud, Boreng, Lumajang tersebut.
 

Selain itu, untuk pengiriman guru ngaji ini Gus Kun Muhandis mengaku sudah berkomunikasi dengan seluruh koordinator kecamatan (Kortan) RMI se-Lumajang. Prinsipnya  mereka sangat siap dan teknisnya sudah disepakati bersama.
 

"Untuk yang dekat dengan Kawasan Candipuro bisa setiap hari membantu di sana, untuk yang jauh nanti kita atur tiga kali sehari secara bergiliran. Pembelajaran ada juga yang ditenda pengungsian. Nanti kita upayakan semua tertangani," pungkasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru