• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Tapal Kuda

NU Peduli Semeru

Kiai Marzuki Minta NU Peduli Tangani Seluruh Kebutuhan Korban APG Semeru

Kiai Marzuki Minta NU Peduli Tangani Seluruh Kebutuhan Korban APG Semeru
Kiai Marzuki Mustamar Ketua PWNU Jatim saat bersama Bupati Lumajang dan NU Peduli di posko utama di Gedung NU I Jalan Alun-alun Timur Lumajang, Jumat (14/01/2022). (Foto: LAZISNU Jatim for NU Online Jatim).
Kiai Marzuki Mustamar Ketua PWNU Jatim saat bersama Bupati Lumajang dan NU Peduli di posko utama di Gedung NU I Jalan Alun-alun Timur Lumajang, Jumat (14/01/2022). (Foto: LAZISNU Jatim for NU Online Jatim).

Lumajang, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) KH Marzuki Mustamar meminta NU Peduli Semeru menangani seluruh kebutuhan warga korban Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru Lumajang pasca-bencana. Hal itu disampaikan Kiai Marzuki disela-sela kunjungannya ke posko utama NU Peduli di Gedung NU I jalan Alun-alun Timur Lumajang pada Jumat (14/01/2022).

 

Saat ramah tamah bersama H Thoriqul Haq Bupati Lumajang, jajaran Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (LAZISNU) Jatim dan beberapa pengurus PWNU Jawa Tengah hadir beserta jajaran NU Lumajang. Dalam kesempatan itu, Kiai Marzuki menyampaikan penanganan pasca-bencana hendaknya tidak hanya dalam hal Hunian Sementara (Huntara) saja.

 

"Bukan hanya hunian yang diperlukan. Kedepan sekolah mereka bagaimana, mondoknya bagaimana, ngajinya bagaimana, lalu kuliahnya bagaimana, ekonominya bagaimana, modalnya dari mana, itu perlu kita pikirkan. Nanti didata warga per Kepala Keluarga (KK), usaha yang diinginkan apa setelah ini, apa dagang, apa ternak, apa gimana, ini PR masih panjang," pesan Kiai Marzuki.

 

Ia juga berpesan terutama kepada LAZISNU Jatim, fasilitas umum seperti lembaga pendidikan umum dan rumah ibadah juga harus menjadi perhatian NU Peduli.

 

"Masjid biasanya satu desa satu, kadang satu masjid dibackup beberapa mushala di Rukun Tetangga (RT). Kalau bisa, kita bangun mushala di sana sebanyak-banyaknya. Setelah itu, kita namakan NU, diberi papan nama NU," kata Kiai Marzuki.

 

Ia berharap NU Peduli bisa hadir untuk itu bersama pemerintah kabupaten dan provinsi saling membantu penanganan-penanganan yang dibutuhkan.

 

"Tidak berhenti pada bangunan Huntara saja tetapi juga memikirkan selanjutnya sampai mereka (para korban) hidup normal," tegas Kiai Marzuki.

 

Cak Thoriq menimpali hal itu. Bupati yang juga Komandan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Lumajang ini membuka pintu selebar-lebarnya bagi NU Peduli untuk membangun TPQ Madin Mushala di lokasi Huntara.

  

"Kalau Masjid akan dibangun oleh panglima TNI. Nanti NU Peduli bisa membangun TPQ, Madin disamping masjid. Yang membuat bedugnya nanti NU, yang membuat tongkatnya nanti juga NU, dan tak lupa ta'mir masjidnya nanti NU," pungkas Cak Thoriq.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru