• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 2 Desember 2022

Tapal Kuda

Waspada, Aliran Lahar Dingin Semeru Mulai Meluber ke Jalan Nasional di Lumajang

Waspada, Aliran Lahar Dingin Semeru Mulai Meluber ke Jalan Nasional di Lumajang
Kondisj Jalan Nasional Malang di Dusun Kamar Kajang Desa Sumberwuluh Candipuro Lumajang tadi pagi ditutupi lumpur lahar dingin semeru. Foto: Istimewa
Kondisj Jalan Nasional Malang di Dusun Kamar Kajang Desa Sumberwuluh Candipuro Lumajang tadi pagi ditutupi lumpur lahar dingin semeru. Foto: Istimewa

Lumajang, NU Online Jatim

Warga dan relawan di sekitar lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang diimbau terus waspada.

 

Pasalnya, hujan deras yang terjadi Selasa (07/12/2021) sore hingga malam hari mengkibatkan aliran lahar dingin meluber ke jalan nasional Lumajang-Malang, tepatnya di Dusun Kamar Kajang Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro pada Rabu (08/12/2021).

 

Hal itu mengakibatkan beberapa rumah yang sebelumnya tidak terkena aliran lahar dingin, kini nampak tertutup lahar dingin hingga setinggi pintu rumah.

 

Mukhlason, Relawan NU Lumajang Peduli yang berada di Posko Candipuro menuturkan, aliran lahar dingin berubah arah karena sungai penampung utama sudah tidak muat akibat erupsi awal.

 

"Menurut info yang kami terima ada perubahan morfologi arah aliran ke daerah perkampungan Kamarkajang Selatan jalan. Potensi dan ancaman bahaya sangat tinggi," ungkapnya.

 

Ia menuturkan, pagi ini jalan depan Lapangan Sumberwuluh yang menjadi posko utama pengungsian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dipenuhi lumpur.

 

"Benar, tapi di sana pengungsinya sudah dipindahkan ke Kecamatan Pasirian dan wilayah lainnya saat ada erupsi susulan kemarin lusa," imbuhnya.

 

 

Selain diminta waspada terhadap kemungkinan bencana susulan, warga juga diimbau berhati-hati terhadap informasi hoaks yang membuat panik. Di antaranya adalah berita lahar dingin di Pronojiwo kemarin.

 

"Jangan langsung percaya, diklarifikasi dulu," pungkasnya.

 

Editor: Romza

 


Editor:

Tapal Kuda Terbaru