• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 6 Juli 2022

Madura

NU Peduli Semeru

Banser Cilik di Sumenep Galang Dana untuk Korban Erupsi Semeru

Banser Cilik di Sumenep Galang Dana untuk Korban Erupsi Semeru
Lora Muhammad Abdurrahman Kafabih, Banser Cilik di Sumenep saat galang dana untuk korban erupsi Gunung Semeru. (Foto: NOJ/ Moh Khairus Shodiqin)
Lora Muhammad Abdurrahman Kafabih, Banser Cilik di Sumenep saat galang dana untuk korban erupsi Gunung Semeru. (Foto: NOJ/ Moh Khairus Shodiqin)

Sumenep, NU Online Jatim

Erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang menyita perhatian banyak kalangan untuk menunjukkan kepeduliannya. Tidak terkecuali Lora Muhammad Abdurrahman Kafabih, lelaki berumur 4 tahun asal Bangselok, Sumenep.

 

Ra Abduh, sapaan akrabnya juga turut terlibat dalam aksi galang dana yang dilakukan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep bersama Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan badan otonom (banom) NU lainnya dengan berseragam Banser. Penggalangan dana tersebut dilakukan di ruas jalan protokol Kabupaten Sumenep, Selasa (07/12/2021).

 

"Sejak awal, Abduh sudah saya larang untuk ikut, karena tahu sendiri kondisinya di jalan raya seperti apa," kata KH Muhammad Wafi Chotib, orang tua Abduh, saat dikonfirmasi NU Online Jatim.

 

Rasa empati Ra Abduh tumbuh saat sang ayah bercerita tentang kondisi korban di sekitar Gunung Semeru. Ia tidak menyangka, bahwa Ra Abduh akan memiliki kepedulian pada korban, terutama anak kecil di sekitar Gunung Semeru.
 

"Abduh langsung bertanya pada saya, apa disana ada anak kecil, gimana bisa sekolah, gimana bisa main. Saat saya jawab iya, Abduh langsung maksa mau ikut," ujar Kiai Wafi

 

Menurut Kiai Wafi, saat situasi jalan raya mulai ramai. Ra Abduh yang baru menginjak kelas 1 di SDN Pajagalan 1 itu, sudah diminta untuk berhenti melakukan penggalangan dana. Tetapi padatnya lalu lintas itu tidak menyurutkan Ra Abduh untuk terus berjalan dari satu kendaraan ke kendaraan lain menggalang donasi.

 

"Sekitar setengah jam menggalang dana, sahabat-sahabat Ansor sebenernya sudah sempat melarang Abduh. Tetapi, dia tetap tidak mau," ujarnya.

 

Menurut Kiai Wafi, keikutsertaan Abduh dalam berbagai kegiatan Ansor sudah dimulai sejak kecil. Bahkan ia pernah ikut ke kepulauan bersama dengan ayahnya yang juga Ketua Pimpinan Cabang (PC) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Sumenep.

 

"Saat ada acara di Ansor, saya sering diam-diam berangkat biar Abduh tidak ikut. Ya, kalau ketahuan, dia nangis mau ikut," ucapnya.

 

Kiai Wafi merasa senang melihat anaknya begitu antusias mengikuti kegiatan ke-NUan dan sangat peduli terhadap sesama. Ia berharap ke depan anaknya tetap konsisten memiliki rasa kepekaan sosial yang tinggi serta berjuang melanjutkan perjuangan muassis NU.

  

"Bagi saya prestasi akademik nomer sekian, yang penting anak saya peduli terhadap sesama itu cukup," pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Madura Terbaru