• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 23 Januari 2022

Madura

Habib Abdul Qodir Lelang Pakaian Bagi Korban Erupsi Semeru

Habib Abdul Qodir Lelang Pakaian Bagi Korban Erupsi Semeru
Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud saat memakaikan jubahnya yang dilelang untuk korban erupsi Gunung Semeru. (Foto: NOJ/ Firdausi)
Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud saat memakaikan jubahnya yang dilelang untuk korban erupsi Gunung Semeru. (Foto: NOJ/ Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Di acara Milad ke-9 Majelis Shalawat Nahjul Musthofa Sumenep dan Hari Lahir (Harlah) ke-7 Ikatan Pemuda Sarkoju’ (IPS) Sumenep, Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud melelang pakaiannya untuk korban erupsi Gunung Semeru. Acara dipusatkan di halaman Mushala As’adiyah Dusun Cecce’, Desa Prenduan, Pragaan, Sumenep, Senin (06/12/2021).

 

Di antara pakaian pakaian Habib Abdul Qodir yang dilelang kepada jamaah tersebut meliputi, imamah, jubah, sarung, baju koko, dan kaos. Menurut Habib Abdul Qodir, hasil lelang tersebut penyalurannya akan diserahkan kepada Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep melalui LAZISNU Kecamatan Pragaan.

 

“Monggo para muhibbin, pakaian yang sering saya pakai setiap dakwah akan kami lelang. Uangnya akan kami berikan kepada saudara kita yang tertimpa musibah erupsi Gunung Semeru di Lumajang,” katanya.

 

Saat proses lelang, Nahdliyin berlomba-lomba memasang harga tinggi guna mendapatkan pakaian tersebut. Hingga akhirnya didapatkan oleh beberapa orang yang angkanya tidak bisa dikejar lagi oleh warga lainnya. Untuk imamah dan jubah, Habib Abdul Qodir memakaikannya langsung kepada pemenang lelang.

 

“Imamah adalah lambang kewibawaan para habaib. Imamah ini kami dapatkan langsung dari guru kami yang ada di Tarim,” terangnya.

 

Mereka yang mendapatkan pakaian Habib Abdul Qodir antara lain, Kepala Desa Prenduan, Eko Wahyudi mendapat imamah dengan tebusan Rp12 juta dan jubah Rp2,5 juta. Tak kalah juga, Bapak Tamim menebus sarung dan baju dengan masing-masing harga Rp2 juta. Sedangkan kaos dalam didapat oleh Kiai Muhammad Tibyan Syuja’ dengan tebusan Rp500 ribu. Total lelang yang terkumpul Rp19 juta.

 

Penceramah asal Kraksan Probolinggo tersebut menegaskan, pakaian dirinya yang dilelang akan menjadi azimat. Menurutnya, akan lebih hebat dari keris dan jimat yang biasa digunakan masyarakat.

 

Habib Abdul Qodir pun mendoakan agar warga di Kabupaten Lumajang yang tertimpa musibah diberikan kekuatan, diangkat derajatnya, diagungkan pahalanya, dimudahkan rezekinya, dan diberikan kesehatan. 

 

“Bagi saudara-saudara yang mengirimkan bantuan, semoga diganti oleh Allah dengan yang lebih besar dan barokah,” harapnya.

 

Secara khusus, Habib Abdul Qodir mendoakan Bapak Eko yang memperoleh imamah dan jubah, agar tujuh turunan diberikan rizki yang barokah, umur yang barokah, dijaga oleh Allah, dijauhkan dari pertikaian rumah tangga dan musibah, serta menjadi pemimpin yang bermanfaat pada masyarakat.

 

“Semoga Pemerintah Desa (Pemdes) terus bersinergi dengan ulama untuk membangun desa lebih baik, sehingga menjadi desa baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” doanya.

 

Di lain sisi, panitia yang diketuai oleh Lora Ahmad Hirzi, mampu menggalang dana secara sporadis. Dirinya mengutarakan, pihaknya menginstruksikan pada panitia untuk menggerakkan kotak khusus secara kepada jamaah pengajian. Dari gerakan tersebut terkumpul dana Rp2.666.000.

 

 

“Setelah kami kumpulkan hasil lelang dan gerakan koin dari panitia, total keseluruhan Rp21.666.000. Uang ini kami serahkan kepada LAZISNU guna disalurkan pada saudara kita di Lumajang,” tandas alumni Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri itu.

 

Editor: A Habiburrahman


Madura Terbaru