• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Tapal Kuda

Klinik Bisnis Ansor Pasuruan Fasilitasi Petani dengan Program ‘Yess’

Klinik Bisnis Ansor Pasuruan Fasilitasi Petani dengan Program ‘Yess’
Klinik Bisnis Ansor Pasuruan sosialisasi program Yess kepada pelaku UMKM dan petani. (Foto: NOJ/Asy'ari)
Klinik Bisnis Ansor Pasuruan sosialisasi program Yess kepada pelaku UMKM dan petani. (Foto: NOJ/Asy'ari)

Pasuruan, NU Online Jatim
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan yang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan menggelar sosialisasi program ‘Yess’.


Program ini diadakan untuk warga nahdliyin yang memiliki Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang pertanian. Kegiatan ini dipusatkan di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jum'at (10/06/2022).


Koordinator DIT program Yess Kabupaten Pasuruan, Mardinjansah mengatakan, latar belakang nama Yess ini mayoritas penduduk Indonesia adalah petani dari data sensus 2013. Hampir 84% petani di Indonesia berusia lanjut, sehingga diperlukan regenerasi petani muda.


"Progam Yess pemerintah ini bertujuan untuk melahirkan petani sekaligus wirausahawan muda yang kompeten di bidang pengolahan hasil pertanian," ujarnya.


Menurutnya, jika member klinik Ansor mengikuti program Yess banyak manfaatnya, pertama memperoleh keahlian untuk mendapatkan pekerjaan dan berpeluang untuk membuka usaha di bidang pertanian.


"Akan disediakan akses pasar dan pengembangan usaha nantinya, bahkan akan diberikan dana hibah," ungkapnya.


Lebih lanjut, member progam Yess akan mendapatkan pelatihan pengelolaan hasil pertanian agar petani bisa mengelola dan memaksimalkan hasil panennya, serta sertifikat magang dan pendampingan dalam mengembangkan usahanya.


"Tujuan dari pelatihan ini ingin meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) petani agar mampu mengelola hasil pertanian," terangnya.


Sementara Direktur Klinik Bisnis Ansor, M Asy'ari Hasan menambahkan bahwa mengembangkan pengelolaan hasil pertanian merupakan hal yang harus dimiliki warga nahdliyin khususnya para petani agar perekonomian daerah lebih maju, mandiri dan unggul.


"Jika pelaku UMKM bisa mengembangkan pengelolaan hasil pertanian maka akan mendapatkan keuntungan yang besar dari hasil usahanya," ungkapnya kepada NU Online Jatim.


Dosen Intitut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin (STAIS) Pasuruan ini mengaku, jika keuntungan yang didapatkan besar maka bisa menggerakkan ekonomi daerah dan nasional dengan membuka lapangan pekerjaan kepada masyarakat.


"Tugas Klinik Ansor Pasuruan adalah membina dan mengembangkan jiwa entrepreneur muda dikalangan milenial untuk memberikan aksi nyata di dalamnya," jelasnya.


Dirinya berharap, dengan adanya program Yess semoga bisa menampung petani untuk mengelola hasil pertaniannya sehingga bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar.


Tapal Kuda Terbaru