• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 21 Mei 2022

Tapal Kuda

Mengenal Angel Ardila, Mahasiswa UIJ dengan Segudang Prestasi

Mengenal Angel Ardila, Mahasiswa UIJ dengan Segudang Prestasi
Angel Ardila Suci Qurrota A'yun, mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ) dengan segudang prestasi. (Foto: NOJ/ Mohammad Haris)
Angel Ardila Suci Qurrota A'yun, mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ) dengan segudang prestasi. (Foto: NOJ/ Mohammad Haris)

Jember, NU Online Jatim

Angel Ardila Suci Qurrota A'yun, merupakan salah satu mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ) yang memiliki segudang prestasi. Berkat prestasinya tersebut, ia membuat kampus tempat dirinya mengenyam pendidikan kuliah bangga.
 
 

Angel Ardila merupakan putri dari pasangan suami istri M Husnan dan Suliah. Ia berasal dari Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, jember yang saat ini sedang menempuh pendidikan semester 7 fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi Matematika UIJ. 

 

Adapun sejumlah prestasi yang diraih di antaranya ialah, juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) MARSS7 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 2020 dan di Unindra tahun 2022.

 

Tak cukup itu, ia juga juara 3 Essay UMY 2019, juara 1 Essay PPNS 2021, juara harapan 2 Essay Unimed 2021, Best Presentasi LKTI Unuja 2021, Best Presentasi Prosiding Universitas Majalengka 2021, dan memperoleh pendanaan 100 tahun Pak Harto di Universitas Trilogi 2021.

 

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur berkat kesungguhan dan kerja keras serta dukungan dari berbagai pihak, sehingga saya bisa meraih beberapa prestasi di tingkat regional maupun nasional," ungkap Angel Ardila kepada NU Online Jatim, Selasa (25/01/2022).

 

Ia mengatakan, bahwa latar belakang sosial dan pandangan miring terhadap universitas swasta menjadi salah satu motivasi dirinya untuk terus belajar dan berproses. Utamanya dalam mengembangkan potensi diri hingga meraih segudang prestasi. 

 

"Social punishment yang didapat dari lingkungan sekitar dan pandangan rendah orang-orang terhadap universitas swasta menjadi salah satu motivasi saya untuk selalu mengupgrade potensi diri, serta mencoba untuk sama seperti mahasiswa (kampus) negeri di luar sana," tegasnya. 

 

Capaian dan tanggung jawab sebagai mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi juga menjadi motivasi perempuan kelahiran 31 Oktober 2000 tersebut untuk terus semangat belajar dan berprestasi.

 

"Sebagai penerima beasiswa dari pemerintah, setidaknya kita harus ada output yang bisa diberikan, tidak semata-mata hanya menerima dana tapi hendaknya ada unsur take and give," ungkapnya. 

 

Selain kerja keras, salah satu kunci dirinya sukses meraih beberapa prestasi yaitu tidak lepas dari ridha dan dukungan dari orang tua serta guru. 

 

"Kunci sukses, kunci menang, kunci keberhasilan seseorang itu ada di orang tua, ikhtiar dari orang tua, campur tangan orang tua. Itu merupakan bentuk kerja sama yang luar biasa menurut saya. Mau kita usaha, kerja keras, belajar mati-matian, jika tanpa mereka percuma," katanya. 

 

Di satu sisi, ia berharap kepada pihak kampus agar bisa lebih maksimal dalam memfasilitasi mahasiswa yang memiliki potensi untuk berkembang. Untuk mahasiswa, khususnya penerima beasiswa, agar lebih semangat berproses sehingga mampu menunjukkan bahwa Perguruan Tinggi Swasta juga bisa sama, bahkan melebihi Perguruan Tinggi Negeri.

  

"Mari berproses untuk mengembangkan skill dan potensi kita masing-masing, khususnya bagi penerima beasiswa agar lebih giat dan memberikan kontribusi balik kepada negara dengan memberikan citra baik yang nantinya bisa membanggakan kampus dan negara," pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru