• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Tapal Kuda

Quraish Shihab: Ramadhan Bulan Diskon, Jangan Mau Rugi

Quraish Shihab: Ramadhan Bulan Diskon, Jangan Mau Rugi
Tangkapan Layar HM Quraish Shihab. (Foto: Istimewa)
Tangkapan Layar HM Quraish Shihab. (Foto: Istimewa)

Pasuruan, NU Online Jatim

HM Quraish Shihab memberikan pernyataan menarik terkait bulan Ramadhan. Ia mengibaratkan bulan Ramadhan seperti bulan sale (diskon), sebab banyak keistimewaan yang terdapat di dalamnya.


"Tuhan membuka kesempatan dan memberi banyak keistimewaan untuk kita di bulan Ramadhan ini. Sedikit amalmu akan diberi ganjaran yang banyak, hal ini diilustrasikan dengan terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu neraka," jelasnya dalam tayangan youtube Najwa Shihab, Ahad (03/04/2022).


HM Quraish Shihab pun memberi contoh amalan sederhana yang banyak pahalanya, di antaranya tersenyum, bersedekah walau sepotong kurma, membaca Al-Qur'an. Ada pula perbuatan yang mendapat yang lebih tinggi, yakni membaca dan memahami Al-Qur'an.


"Membaca Al-Qur'an itu sangat penting, upayakan untuk memahami isinya. Kendati tidak demikian, harus tetap membaca dan jangan berhenti," imbuhnya.


Ia menambahkan, bahwa di bulan Ramadhan juga terdapat malam Lailatul Qadar yang lebih dari seribu bulan. Selain itu, juga terdapat banyak anugerah yang tidak Tuhan berikan pada bulan-bulan yang lain.


"Jadi, rugi kalau kita menyia-nyiakan pahala yang ditawarkan dengan sangat murah di bulan ini," kata HM Quraish Shihab.

 

Agar tidak mengalami kerugian tersebut, maka umat Islam perlu mempersiapkan diri dan melakukan langkah-langkah dalam menyambut seluruh kebaikan, salah satunya dengan menguatkan keimanan.


"Iman itu pekerjaan hati dan pembenaran hati. Sehingga tidak bisa diciptakan oleh akal, tetapi bisa didukung oleh akal," ungkapnya.


Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa hakikat di bulan Ramadhan adalah melebarkan dan memperdalam kalbu. “Yang pada fungsinya sebagai wadah sekaligus alat untuk mencapai makrifat Allah,” pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru