• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 23 Mei 2022

Tapal Kuda

Ratusan Siswa MI di Kota Pasuruan Terima Vaksin Tahap Dua

Ratusan Siswa MI di Kota Pasuruan Terima Vaksin Tahap Dua
Siswa MI Darul Ulum Mancilan Kota Pasuruan ikuti vaksinasi tahap dua. (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida).
Siswa MI Darul Ulum Mancilan Kota Pasuruan ikuti vaksinasi tahap dua. (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida).

Pasuruan, NU Online Jatim

Sebanyak 147 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum Mancilan Kota Pasuruan mendapatkan vaksin tahap dua, Kamis (27/01/2022). Peserta merupakan siswa dan siswi kelas 1-6 dengan kisaran usia 6-11 tahun.

 

Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) Kota Pasuruan, Ahmad Mudhofir Tri Wahyudi mengatakan, UPT Puskesmas Sekargadung Kota Pasuruan telah menjadwalkan kegiatan tersebut sekitar sebulan sebelum pelaksanaannya. Dirinya mengaku, pihak madrasah dengan serta merta menyambut dan mendukung kegiatan tersebut.

 

"Dijadwalkan dari puskesmas sebulan yang lalu, madrasah dengan senang hati menyambut kegiatan ini dan pihak puskesmas datang ke madrasah," tutur Mudhofir kepada NU Online Jatim, Jumat (28/01/2022).

 

Saat pelaksanaan vaksin tahap pertama, sambung Mudhofir, pihak Puskesmas Sekargadung Kota Pasuruan bekerja sama dengan Kedokteran Polisi (Dokpol) Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pasuruan. Akan tetapi, saat pelaksanaan tahap 2 ini hanya pihak puskesmas yang turun tangan sebab unit kesehatan yang lain telah memiliki jadwal vaksinasi dosis ketiga di tempat lain.

 

Lebih lanjut, Mudhofir mengatakan, wali murid sangat antusias terhadap penyelenggaran kegiatan itu. Bahkan, beberapa dari mereka datang langsung ke madrasah untuk mendampingi putra dan putrinya.

 

"Tanggapan wali murid sangat senang dan apresiasi karena sudah difasilitasi di madrasah sehingga tidak repot datang langsung ke puskesmas," tambahnya.

 

Selama berlangsungnya kegiatan, dikatakan Mudhofir, tidak ditemukan kendala yang cukup signifikan. Hanya saja, ada beberapa siswa yang kurang sehat sehingga tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut.

 

"Ada juga siswa yang belum genap sebulan setelah mendapat vaksin pertama, karena yang bersangkutan melaksanakan vaksin di luar jadwal madrasah," ungkapnya.

 

Setelah kegiatan tersebut, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tetap dilangsungkan. Dengan syarat, bagi siswa yang kurang enak badan diperkenankan mengikuti pembelajaran secara daring karena pihak madrasah telah memfasilitasinya.

  

"Jumat ini siswa kelas bawah akan melangsungkan pembelajaran daring berbasis karya, sementara yang lain PTM terbatas sebagaimana mestinya," pungkas Mudhofir.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru