• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Tapal Kuda

Sasar Anak Muda, NU Kota Pasuruan Gelar Dauroh Muslim Milenial

Sasar Anak Muda, NU Kota Pasuruan Gelar Dauroh Muslim Milenial
Kegiatan Dauroh Muslim Milenial oleh PCNU Kota Pasuruan. (Foto: NOH/ Winda Badiatul Jamilah)
Kegiatan Dauroh Muslim Milenial oleh PCNU Kota Pasuruan. (Foto: NOH/ Winda Badiatul Jamilah)

Pasuruan, NU Online Jatim
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan bersama Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kota Pasuruan menggelar Dauroh Muslim Milenial (DMM) II, Jum'at-Ahad (15-17/04/2022). Kegiatan ini dipusatkan di Aula lantai 2 PCNU Kota Pasuruan, Jalan Untung Suropati Nomor 16, Kota Pasuruan.


"Pesertanya sebanyak 85 orang yang dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok 1 dan 2 masing-masing sejumlah 20 peserta (40 peserta baru) yang selanjutnya disebut angkatan 1 dan 2. Sementara kelompok 3 berjumlah 45 peserta yang merupakan alumni DMM I Ramadhan tahun lalu,” kata Ketua Panitia DMM II, Ahmad Sukron.


Ahmad Sukron menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan Sebagian solusi keumatan, khususnya di kalangan Muslim milenial supaya dapat meningkatkan nilai ibadah di bulan Ramadhan dan terhindar pengaruh media sosial.


“Serta, untuk meneguhkan jati diri Muslim milenial dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat,” ujarnya kepada NU Online Jatim.


Dijelaskan, bahwa peserta yang mengikuti kegiatan adalah kalangan santri, siswa, mahasiswa, dan alumni DMM I. Selain itu, peserta berusia antara 17-25 tahun dan mayoritas pegiat atau aktivis media sosial yang domisili di Kota Pasuruan.


"Alhamdulillah, kegiatan berlangsung dengan lancar, meski pelaksanaan hari berturut-turut,” ungkapnya.


Ia menjelaskan, sejumlah materi disampaikan oleh para narasumber dalam kegiatan tersebut. Di antaraya untuk DMM II ialah materi Keislaman, Keindonesiaan, dan kepemimpinan. Sementara materi bagi alumni DMM I adalah kajian kebangsaan, kajian keaswajaan, dan fiqih thaharah-shalat dan lainnya.


“Materi yang disampaikan pada alumni DMM I ini merupakan materi lanjutan serta pendalaman dari sebelumnya,” imbuhnya.


Pihaknya menuturkan, pasca kegiatan tersebut seluruh peserta ditugaskan untuk menulis resume dari masing-masing materi. “Resume tersebut dikumpulkan saat temu alumni untuk ditukar dengan sertifikat,” jelasnya.


Sementara itu, Mukhammad Iqbal salah satu peserta DMM II mengatakan, acaranya sangat singkat, tapi semua materi sangat menyentuh. "Alhamdulillah, saya bisa berkumpul dengan orang-orang yang masih ingin berjuang menuntut ilmu. Acara ini sangat menyenangkan.," ujarnya.


​​​​​​​"Pemateri yang saya sukai ialah KH M Nailur Rohman, Ketua PCNU Kota Pasuruan. Beliau adalah panutan. Ia mengisi materi tentang Keindonesiaan," pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru