Romza
Penulis
Situbondo, NU Online JatimÂ
Ngopi kaderisasi kembali dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Situbondo secara dalam jaringan (daring), Senin (06/09/2021). Pertemuan VIII atau Part-VIII ini menghadirkan Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) .
Â
Dalam kesempatan itu, Mufarrihul Hazin Sekretaris Umum PP IPNU menyampaikan bahwa pola kaderisasi IPNU-IPPNU harus disesuaikan menghadapi perubahan zaman. Atau sebaiknya menerapkan pola kaderisasi kekinian sesuai kondisi zaman.
Â
"Kaderisasi kita ini juga harus diubah, kita itu sudah masuk di abad 21, maka banyak yang harus diubah termasuk pola kaderisasi," ujarnya saat sesi penyampaian materi.
Â
Farih juga menjelaskan, ada beberapa yang harus lakukan dalam pola kaderisasi. Salah satunya harus berpikir kritis, kreatif, saling berkolaborasi serta berkomunikasi.Â
Â
"Skill atau keahlian di abad ke-21 itu tidak cukup hanya learning skill, tapi juga ada literacy skill. Literacy skill itu berbicara tentang informasi, media, dan teknologi," ungkapnya.
Â
Farih juga mengingatkan tentang kaderisasi secara filosofis. "The real kaderisasi adalah selama dia mampu untuk berproses dan menghidupkan ruh kepada jiwanya," tuturnya.
Â
Â
Menurut Farih, tema ngopi kaderisasi nertajuk ‘sayap kanan kaderisasi : urgensi administrasi dalam kaderisasi’ sudah baik. "Maka benar karena tidak cukup hanya melakukan kaderisasi tanpa adanya desiminasi atau penyebaran," ungkapnya.
Â
Penulis: Muhammad Robet Asraria Soma
Editor: Romza
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Merayakan Maulid Nabi, Meneladani 4 Sifat Rasulullah
2
Khutbah Jumat: Kejujuran dan Integritas sebagai Muslim Sejati
3
DPR Sahkan BP Haji Jadi Kementerian Khusus
4
Hukum Merayakan Maulid Nabi dan Amaliyah yang Dianjurkan
5
Konfercab XIX, Fatayat NU Blitar Luncurkan Buku Fatayat NU Mempesona
6
Pemerintah Sahkan UU Haji Terbaru, Komitmen Layanan Lebih Mudah dan Transparan
Terkini
Lihat Semua