• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 7 Desember 2022

Tapal Kuda

Sosok Ceria dan Penyemangat, Laily Kader IPPNU Kota Pasuruan Wafat

Sosok Ceria dan Penyemangat, Laily Kader IPPNU Kota Pasuruan Wafat
Flyer duka cita atas wafatnya Laily Azimatus Rizkia, pengurus Kaderisasi PC IPPNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/ Winda Badiatul Jamilah)
Flyer duka cita atas wafatnya Laily Azimatus Rizkia, pengurus Kaderisasi PC IPPNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/ Winda Badiatul Jamilah)

Pasuruan, NU Online Jatim
Kabar duka menyelimuti Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Pasuruan. Pasalnya, Laily Azimatus Rizkia pengurus bidang kaderisasi menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (14/05/2022). Ia pun dikebumikan sekira pukul 12.00 WIB.


Ketua PC IPPNU Kota Pasuruan, Ummatus Sa'adah mengatakan, bahwa almarhum adalah sosok yang selalu ceria, pendiam, sabar, telaten dan penuh semangat dalam menjalankan tugas-tugas organisasi.


"Ketika ada tugas, ia berusaha untuk melaksanakan dengan baik. Bagaimana pun keadaannya ia tetap semangat dan tidak pernah putus asa menjalankan amanahnya di PC IPPNU Kota Pasuruan, apalagi di akhir masa kuliahnya tahun ini," katanya.


Menurutnya, ia orang yang begitu ceria bila berjumpa dengan orang lain. Hal tersebut menurutnya tidak mudah dilakukan oleh siapapun.


"Laily sangat bisa beradaptasi dengan orang baru di sekitarnya. Dengan kesopanan dan keramahannya, orang lain yang dekat dengannya selalu senang dan nyaman," ungkapnya.


Sementara teman karibnya, Nur Hidayatul Maulidya mengatakan, bahwa almarhum sangat berkontribusi selama menjalankan tugas organisasi. Sebab, almarhum selalu berusaha maksimal dalam berkhidmat.


"Laily adalah seorang ibu ketua demisoner yang menurut saya dia tidak hanya menjalankan tugasnya menjadi ketua atau pemimpin anggotanya. Melainkan dia jauh lebih menjadi seorang ibu untuk anggotanya dimana semua anggotanya dirangkul. Apa yang dirasakan anggota pasti dirasakan juga olehnya. Ia juga tidak akan merasa puas jika tidak turun tangan sendiri membantu anggota menyiapkan acara," ujarnya.


Wakil Ketua 4 Bidang Dakwah dan Pengabdian Masyarakat PC IPPNU Kota Pasuruan itu menambahkan, bahwa keceriaan dalam diri almarhum selalu dapat mempengaruhi dirinya. Sehingga apa yang dirasakannya kerap mendapatkan respons yang baik.


"Yang saya selalu ingat tentangnya yaitu semangatnya, cerianya, candaannya. Dia dalam keadaan apapun selalu dibuat happy, selalu menjadi energi positif untuk orang-orang di sekitarnya," kata Lidya, sapaan akrabnya.


Lidya mengungkapkan, hal yang paling berkesan kenangan bersama almarhum saat berjuang bersama soal pendirian PKPT IPNU-IPPNU Uniwara STIT PGRI Pasuruan. Dari semula yang segelintir anggota yang bergabung, hingga akhirnya semakin banyak sampai saat ini.


"Dia itu selal jadi penyemangat saya dalam keadaan apapun. Dia yang selalu ada ketika saya membutuhkan pertolongan. Dia yang selalu mensupport saya demi tercapainya impian saya, khususnya di organisasi IPNU dan IPPNU. She is my the best partner," tutupnya.


Tapal Kuda Terbaru