• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Madura

Mustasyar NU Sumenep, KH Moh Taufiqurrahman FM Wafat

Mustasyar NU Sumenep, KH Moh Taufiqurrahman FM Wafat
Almarhum, KH Moh Taufiqurrahman FM. (Foto: NOJ/Firdausi)
Almarhum, KH Moh Taufiqurrahman FM. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim 
Kabar duka untuk Nahdliyin, khususnya di Kabupaten Sumenep. Sebab Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH Moh Taufiqurrahman FM wafat pagi ini, Jumat (07/01/2022). Almarhum wafat setelah menerima penanganan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Moh Anwar Sumenep.
 

Kepastian kabar wafatnya Pengasuh Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu, Lenteng tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua PCNU Sumenep, Ach Subairi Karim. 
 

"Kabar duka yang beredar di berbagai grup WhatsApp, benar-benar faktual. Almarhum Kiai Taufiq, wafat tadi hari ini, jam 06.20 WIB," katanya. 
 

Menurutnya, wafatnya tokoh kharismatik itu menjadi duka mendalam bagi warga NU Sumenep. Lantaran semasa hidupnya, almarhum sangat aktif di berbagai kegiatan NU. Mulai tingkat PCNU, MWCNU, PRNU dan badan otonom. 
 

"Terbukti beliau diamanahi untuk menjadi Rais PCNU Sumenep, pasca wafatnya almaghfurlah KH Ahmad Basyir Abdullah Sajjad sebagai rais terpilih oleh Ahlul Halli wal Aqdi atau Ahwa," tuturnya. 
 

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu berpesan agar generasi muda NU meneladaninya. Pasalnya, dengan kondisi sakit, almarhum tetap berdakwah di berbagai media social. Termasuk mengingatkan warganet akan pentingnya shalat tahajjud serta beberapa pesan edukatif lain.
 

"Yang paling terkesan adalah walaupun beliau sudah sepuh, sakit, dan duduk di kursi rodanya, almarhum tetap semangat menghadiri kegiatan-kegiatan NU. Baik yang sifatnya diniyah dan ijtimaiyah. Semoga amal beliau diterima di sisi Allah SWT," harapnya. 
 

Hinga berita ini ditulis, ungkapan duka cita disampaikan sejumlah kalangan. Terutama di media sosial dan grup WhatsApp.


Editor:

Madura Terbaru