• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 7 Agustus 2022

Tapal Kuda

Teliti Bitcoin, Tiga Mahasiswa Unzah Probolinggo Raih Medali Internasional

Teliti Bitcoin, Tiga Mahasiswa Unzah Probolinggo Raih Medali Internasional
Tiga mahasiswa Unzah usai audiensi dengan pimpinan kampus. (Foto: NOJ/Siti Nurhaliza)
Tiga mahasiswa Unzah usai audiensi dengan pimpinan kampus. (Foto: NOJ/Siti Nurhaliza)

Probolinggo, NU Online Jatim
Pandemi bukan alasan untuk tidak produktif dan berprestasi. Salah satunya adalah tiga mahasiswa dari Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo yang meraih medali perak.

 

Hal tersebut didapat dari kompetisi yang diselenggarakan International Youth Business Competition Collaboration with Red Nacional De Actividades Juveniles En Ciencia Y Tecnologia, 2021 Mexico. Kategori yang diambil adalah ekonomi riset.

 

Ketiganya adalah, Fio Aditya Martin mahasiswa perbankan syariah semester 1, Rosyida Apriliya Mardiana program studi manajemen keuangan syariah semester 5, dan Moh Shafi Sya'bani dari prodi ekonomi syariah semester 1.

 

Dalam penelitiannya, ketiga mahasiswa tersebut mengambil judul ‘Bitcoin as a legal payment tool in online transactions’. Pada intinya menelaah Bitcoin yang banyak ditransaksikan di Indonesia dan Singapura. Selain itu juga menelaah Bitcoin dari sudut pandang Al-Qur'an, tepatnya surat An-Nisa ayat 29, dan dari sudut pandang Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

 

Diketahui Bitcoin sendiri adalah mata uang digital yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat. Semakin banyak orang yang mengetahui dan mendapatkan Bitcoin, maka nilai tukarnya dikabarkan akan semakin tinggi.

 

Rosyida Apriliya mengatakan bahwa persiapan yang dilalui tidaklah mudah dan membutuhkan waktu lama. Perlu beberapa bulan untuk menyusun riset ini. Melewati beberapa tahap yang di antaranya meneliti, uji laboratorium, dan sebagainya. Sehingga akhirnya layak untuk diikutkan dalam ajang internasional.

 

"Motivasi kami sendiri dalam mengikuti ini adalah karena merupakan ajang bergengsi dan bersaing dengan beberapa kampus dari berbagai negara. Kami harus tetap optimis, percaya diri, ikhtiar dan tawakal," kata M. Shafi Sya'bani kepada NU Online Jatim.

 

Ketiganya mengaku sangat senang dan bangga karena bisa mengharumkan nama baik kampus Unzah di ajang internasional.  “Dan tentunya harus didampingi dengan rasa syukur dan bahagia karena telah sampai pada titik ini,” ungkapnya.

 

Tidak lupa, mereka juga mengucapkan banyak terima kasih kepada rektor, dekan, kaprodi, dosen pembimbing dan kedua orang tua yang sudah mendukung penuh.

 

"Harapan kami ke depannya adalah semoga menjadi lebih baik lagi. Sekarang meraih silver, maka ke depannya harus bisa meraih emas atau gold,” harapnya. 

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa jika sudah sampai puncak, maka harus dipertahankan. “Dan selagi masih ada peluang, maka mereka akan terus berjuang,” pungkasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru