• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Tapal Kuda

Tiga Kemandirian Ini Penting Menyongsong 1 Abad NU

Tiga Kemandirian Ini Penting Menyongsong 1 Abad NU
Ikhwanul Muttaqin Wakil Ketua PCNU Lumajang. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)
Ikhwanul Muttaqin Wakil Ketua PCNU Lumajang. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)

Lumajang, NU Online Jatim

Menyongsong 1 Abad NU, sejumlah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) mulai meramaikannya dengan rangkain kegiatan menarik. Tak ketinggaan, PCNU Lumajang yang telah melakukan Kick Off 1 Abad NU pekan lalu juga menyusun hal itu dengan menitik beratkan kegiatannya pada bidang kemandirian NU di daerah setempat.


Ikhwanul Muttaqin Ketua Panitia 1 Abad NU di Lumajang menjelaskan, momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh elemen NU Lumajang untuk mempersembahkan yang istimewa pada Abad ke-2 NU nanti. Terutama mengenai kemandirian organisasi. Namun menurutnya, kemandirian tidak hanya dinilai dari seberapa banyak dana maupun aset yang dimiliki.


"Saya mengklasifikasi hal itu menjadi tiga hal. Yaitu mandiri secara ideologi, mandiri secara ekonomi, dan mandiri secara politik. Kemandirian ini menjadikan NU bisa terus bertahan di segala zaman hingga saat ini dan seterusnya," jelas Ikhwan saat menjadi narasumber Talk show di studio Media Center An-Nahdloh (MCN) Gedung NU I Jalan Alun-alun Timur Lumajang, Jumat (05/08/2022).


Maka, kata Ikhwan, untuk merencanakan program ke depan tentu harus mengevaluasi apa yang telah diperbuat untuk selanjutnya dilakukan upaya penyempurnaan. Ikhwan menyebutkan, Lembaga Perekonomian NU (LPNU) Lumajang sejauh ini sudah melakukan terobosan untuk kemandirian ekonomi ini.


"BMTNU Lumajang baru dua tahun asetnya sudah Rp5 miliar, LAZISNU Lumajang pada laporan kemarin sudah mengelola dana sebesar Rp4 miliar. Apakah cukup hanya dengan bunyi-bunyian aset? tentunya tidak. Keduanya sudah menyiapkan agenda besar bersinergi dengan Forum Strategis NU dan Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) membuat toko milik NU yang akan diresmikan di Huntara sebentar lagi," imbuhnya.

 

Selain itu, Wakil Ketua PCNU Lumajang itu mengungkapkan, pengelolaan Zakat Infaq dan Shadaqah di beberapa simpul di tiap kecamatan, desa dan lembaga-lembaga akan dikuatkan dengan madrasah amil. Serta dilakukan pelatihan Internet marketing camp yang pesertanya harus menginap di tempat pelatihan.


"Kalau kemandirian ideologi sudah tidak dipungkiri bahwa hal ini sudah tertanam kuat. Namun kita tetap akan menggelar penguatan-penguatan untuk membendung faham yang menyimpang," lanjut pria yang juga Dosen Institut Agama Islam Syarifuddin (IAIS) Lumajang ini. 


Sementara itu, kemandirian politik NU, menurut Ikhwan sudah teruji. Meskipun NU bukan partai Politik, namun kiprah Kiai dan tokoh NU di ranah politik sudah tercatat dan diakui banyak kalangan sejak dulu. NU adalah miniatur Indonesia itu sendiri sehingga peran penting NU sangat dibutuhkan.


"Di Lumajang distribusi kader NU di beberapa lini strategis perpolitikan sudah tampak. Gus Kautsar berkali-kali bilang, tidak ada yang tidak ngaku NU jika urusaan politik apalagi saat musim politik, itu karena daya tarik NU," sentil Ikhwan.


Maka, di abad ke-2 Ikhwan menginginkan NU Lumajang terus melakukan inovasi-inovasi di segala lini, terutama ekonomi. Sehingga hal itu menjadikan NU semakin siap menghadapi zaman yang maju.


"Apa yang sudah dilakukan adalah apa-apa yang sudah kita rencanakan, dan dianggap sukses jika yang direncanakan itu dilakukan. Maka menuju satu abad NU ini, kita lampaui itu, kita rancang masa depan dengan potensi besar yang dimiliki NU," tandasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru