• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 26 November 2022

Tapal Kuda

Tiga Poin Penting yang Dibahas saat Rakorwil LAZISNU se-Jatim

Tiga Poin Penting yang Dibahas saat Rakorwil LAZISNU se-Jatim
Sejumlah pengurus saat pembukaan Rakorwil NU Care LAZISNU se-Jatim. (Foto: NOJ/LTNNU)
Sejumlah pengurus saat pembukaan Rakorwil NU Care LAZISNU se-Jatim. (Foto: NOJ/LTNNU)

Lumajang, NU Online Jatim

NU Care-Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Sabtu, (11/12/2021) hingga Ahad, (12/12/2021) hari ini di Pondok Pesantren Darun Najah Desa Petahunan, Sumbersuko, Lumajang.

 

Pada Rakorwil ini ada sejumlah poin yang menjadi pembahasan utama. Moch Rofi'i Boenawi Sekretaris LAZSINU Jatim menuturkan, program ini harus diperhatikan betul oleh peserta.

 

"Ada strategi digital marketing, program bina nusantara, dan konsolidasi laporan keuangan. Karena beberapa kali kami melihat laporan keuangan masih terus berubah sehingga kami sudah menyiapkan SOP untuk bisa diseragamkan," ungkap pria yang biasa disapa Rofi'i ini saat pembukaan Rakorwil.

 

Strategi digital marketing menurutnya harus bisa dikembangkan seluruh LAZISNU dari segala tingkatan, agar pengelolaan zakat infaq dan shadaqah menjadi lebih profesional.

 

"Kita tidak perlu repot nantinya, kita tinggal menggunakan gadget. kita lakukan seperti biasanya tapi digital tetapi harus kita ikuti," imbuhnya.

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan diantara pembahasan di Rakorwil ini, juga akan disinggung mengenai penanganan korban erupsi Semeru.

 

"Juga akan dibahas masalah penanganan pasca bencana, terutama erupsi Semeru di Lumajang ini," pungkasnya.

 

Di akhir acara pembukaan, LAZISNU Jatim secara simbolis menyerahkan bantuan Rp 100 juta kepada LAZISNU Lumajang. Juga memberikan titipan bantuan uang Rp 72 juta dari Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Australia dan New Zealand.

 

Editor: Risma Savhira


Tapal Kuda Terbaru