• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 24 Juni 2024

Kediri Raya

Ansor Tulungagung Bakal Gelar Pasar Rakyat, Sedia Ratusan Stand UMKM

Ansor Tulungagung Bakal Gelar Pasar Rakyat, Sedia Ratusan Stand UMKM
Flyer Pasar Rakyat dan Festival Santri yang digelar PC GP Ansor Tulungagung. (Foto: NOJ/ ISt)
Flyer Pasar Rakyat dan Festival Santri yang digelar PC GP Ansor Tulungagung. (Foto: NOJ/ ISt)

Tulungagung, NU Online Jatim
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tulungagung bakal menggelar Pasar Rakyat sebagai puncak Hari Santri 2022 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tulungagung ke-817. Pasar Rakyat tersebut akan ada 160 stand dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).


Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tulungagung, Mukhamad Syukur mengatakan, kegiatan bertempat di Gor Lembu Peteng pada 4-13 November 2022 dengan tajuk 'Pasar Rakyat dan Festival Santri'. Memilih Pasar Rakyat karena untuk menggalakkan kegiatan UMKM yang selama ini belum begitu menyentuh masyarakat secara maksimal.


"Kami dari GP Ansor memfasilitasi kepada seluruh UMKM yang ada di Tulungagung untuk mengikuti kegiatan pasar rakyat. Selain memperkenalkan UMKM, kegiatan ini juga untuk membantu kepada para pelaku UMKM untuk menjual produknya kepada masyarakat," ungkapnya saat dikonfirmasi NU Online Jatim, Selasa (01/11/2022).


Syukur menjelaskan, untuk menarik minat pengunjung maka selama 10 hari pelaksanaan setiap malamnya akan diisi beragam kegiatan, baik kegiatan berbentuk festival, pentas seni dan pertunjukan lainnya.


"Mulai dari kegiatan semisal festival tari, shalawatan, serta kegiatan kesenian ketoprak dan sebagainya," paparnya.


Ia mengaku, dalam konteks hari ini peran-peran yang berkaitan menjaga NKRI dan menjaga Pancasila harus dilakukan oleh semua komponen bangsa, termasuk para santri. Sebab, hari ini sudah tidak ada penjajahan dalam bentuk kontak fisik.


“Maka, peran santri dalam rangka tetap menjaga NKRI Pancasila ialah dengan melakukan gerakan yang bermanfaat banyak kepada orang lain, termasuk juga kemandirian ekonomi dalam kehidupan masyarakat,” katanya.


Syukur menambahkan, makna santri seharusnya juga diperluas, tidak hanya dipahami dalam makna yang sempit. Menurutnya, santri itu bukan hanya seseorang yang mondok di pondok pesantren, akan tetapi termasuk pula generasi muda yang saat ini mempelajari agama dan Islam.


"Bagi yang mencari ilmu agama di madrasah atau di tempat-tempat yang lain itu juga bisa dikatakan sebagai para santri," terangnya.


Dirinya menyebutkan, momentum kegiatan Pasar Rakyat sebagai puncak Hari Santri ini dalam rangka untuk mengingatkan generasi muda, termasuk para santri, untuk terus berperan di masyarakat sebagaimana peran yang dilakukan oleh para santri dan kiai dahulu.


"Hal ini merupakan suatu hal yang penting untuk kita kenang, sehingga ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengisi kemerdekaan Indonesia di hari ini," tandasnya.


Kediri Raya Terbaru