• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Kediri Raya

Pengasuh Pesantren Al-Kamal Blitar Harap Santri Jadi Pioner Digitalisasi

Pengasuh Pesantren Al-Kamal Blitar Harap Santri Jadi Pioner Digitalisasi
Kiai Aminudin Fahruda, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)
Kiai Aminudin Fahruda, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)

Blitar, NU Online Jatim

Kiai Aminudin Fahruda, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Blitar berharap kaum santri menjadi pioneer digitalisasi di era pesatnya perkembangan teknologi. Hal ini disampaikannya dalam webinar ‘Literasi Digital’ yang diselenggarakan Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia.


Bertajuk ‘Santri Harus Melek Digital’ kegiatan tersebut dilakukan secara hybrid dan dipusatkan di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal, Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jumat (22/07/2022).


“Alhamdulillah, barokahnya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kami diberikan amanah dan dapat melaksanakan kegiatan ini. Semoga dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru untuk para santri,” ungkapnya.


Menurutnya, saat ini sudah saatnya santri melek dengan teknologi digital, tidak hanya dalam lingkup nasional tetapi juga internasional. Sebab saat ini teknologi tidak ada sekat antar negara, sekat geografis dan lainnya.


“Sehingga teknologi informasi dapat diakses secara mudah oleh siapa pun dan dimana pun ia berada, dan santri perlu memanfaatkannya dengan baik,” tuturnya.


Kiai Aminudin menjelaskan, segala aspek kehidupan saat ini tidak bisa terlepas dari teknologi dan digitalisasi. Hal ini adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari, atau bahkan menutup diri.


“Maka dari itu, dengan adanya kegiatan ini para santri, utamanya santri Pondok Pesantren Al-Kamal bisa menjadi pioner untuk perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi dari kalangan pesantren,” ujarnya.


Selain menguasai, santri juga diharapkan mampu mewarnai, dan mengisi dunia teknologi serta digital dengan berbagai konten positif. Sehingga bermanfaat dan dapat membawa berkah untuk kemaslahatan umat Islam.


“Sebab, jika santri tidak terlibat, maka dunia teknologi dan digital akan dipenuhi dengan konten yang dibuat oleh orang yang tidak jelas, bahkan cenderung merusak,” jelasnya.


Mantan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Blitar ini juga menambahkan, saat ini banyak yang menggunakan kemajuan teknologi digital untuk memprovokasi, sehingga menimbulkan perpecahan pada umat Islam bahkan merusak persatuan Republik Indonesia.


“Oleh karena itu, kami berharap para santri dapat mencegahnya dengan memahami dan menguasai teknologi, serta literasi digital,” pungkasnya.


Diketahui kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua RMI PBNU, KH Hodri Arief, Dosen Program Doktoral UIN Sayyid Ali Rahmatullah,  Hj Binti Maunah, dan Jurnalis MNC Group, Solichan Arif. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh santri serta alumni Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal.


Editor:

Kediri Raya Terbaru