• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Tapal Kuda

Berikut Indikator Pendidikan Unggul menurut Ketua NU Lumajang

Berikut Indikator Pendidikan Unggul menurut Ketua NU Lumajang
Ketua PCNU Lumajang bersama LP Ma'arif NU di MI Nurul Islam, Bades, Pasirian. (Foto: NOJ/Sufyan A)
Ketua PCNU Lumajang bersama LP Ma'arif NU di MI Nurul Islam, Bades, Pasirian. (Foto: NOJ/Sufyan A)

Lumajang, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, H Jamaluddin menjelaskan beberapa ciri atau indikator pendidikan dianggap unggul. Hal itu disampaikannya saat hadir pada Halal Bihalal Guru Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Lumajang di MI Nurul Islam Desa Bades Kecamatan Pasirian, Sabtu (11/06/2022).


Abah Jamal menuturkan kalau dulu, indikator pendidikan unggul bisa dilihat dari seberapa banyak muridnya, bagusnya gedung, fasilitas lengkap dan nilai akreditasi yang baik. Dan saat ini berbeda.


"Kalau sekarang pendidikan dianggap unggul melihat literasi, numerasi atau bagaimana sekolah bisa menerapkan sebuah konsep dan punya karakter," katanya.


Untuk mewujudkan hal itu, kata Abah Jamal, ada beberapa hal yang harus dipenuhi. Di antaranya memiliki tenaga pendidik yang kompeten di bidangnya dan mampu menelurkan ide inovatif dan kreatif.


"Tentunya selain itu juga harus komitmen, punya motivasi tinggi dan penuh tanggung jawab, pekerja keras berani mengambil risiko, tidak takut gagal dan mampu berinisiatif serta mau menerima ide baru," imbuhnya.


Abah Jamal berpesan kepada guru untuk terus belajar. Karena tantangan pendidikan ke depan akan semakin berat mengingat terus berkembangnya teknologi yang harus terus diimbangi.


"Salah satu tantangan guru sekarang kurang melek dalam literasi teknologi dibandingkan peserta didiknya. Maka selain tugas membuat perencanaan pembelajaran, mengajar, menilai dan mengevaluasi, guru harus melek teknologi," pungkasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru